Jelang Pertandingan Hadapi Persik Kediri, PSS Sleman Pilih Latihan di Surabaya

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Selasa, 20 Oktober 2026 17:07 WIB
Jelang Pertandingan Hadapi Persik Kediri, PSS Sleman Pilih Latihan di Surabaya

Pesepak bola PSS Sleman Gustavo Henrique (kiri) menendang bola dengan dibayangi pesepak bola Persebaya Surabaya Gledson Paixao (kedua kiri) dalam pertandingan BRI Super League 2026â??2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026). Pertandingan berakhir imbang dengan skor 2-2./Antara-Rizal Hanafi/kye

Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman memilih tetap berada di Surabaya untuk mematangkan persiapan dan menjaga kebugaran pemain menjelang laga tandang melawan Persik Kediri, Kamis (22/10/2026). Keputusan tersebut diambil agar tim memiliki waktu pemulihan lebih panjang sekaligus menghemat tenaga setelah menjalani pertandingan sebelumnya.

Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, menjelaskan timnya sebenarnya memiliki opsi untuk kembali ke Sleman setelah menghadapi Persebaya pada Minggu (18/10/2026).

Namun, pilihan tersebut akan membuat pemain menempuh perjalanan selama 5-6 jam dari Surabaya menuju Sleman. Sementara itu, sehari setelahnya, tim harus kembali melakukan perjalanan menuju Kediri yang memakan waktu sekitar empat jam.

"Kami punya pilihan untuk kembali ke Jogja, perjalanan 5-6 jam dan kemudian kami harus pergi, setelah satu hari kami harus pergi ke Kediri, itu perjalanan 4 jam lagi," ungkap Huistra pada Selasa (20/10/2026).

PSS Sleman Prioritaskan Pemulihan Pemain

Dengan mempertimbangkan waktu perjalanan yang harus ditempuh, Huistra menilai bertahan di Surabaya menjadi pilihan yang lebih tepat bagi tim.

Dari Surabaya, perjalanan menuju Kediri relatif lebih singkat dibandingkan jika tim harus kembali terlebih dahulu ke Sleman. PSS dijadwalkan menghadapi Persik Kediri pada Kamis (22/10/2026) di Stadion Brawijaya.

Selain menghemat waktu perjalanan, keputusan tersebut memungkinkan para pemain mendapatkan waktu istirahat lebih panjang. Tim juga dapat menjalani latihan dan sejumlah persiapan di Surabaya sebelum bertolak ke markas Persik Kediri.

Huistra menegaskan keputusan untuk tidak kembali ke Sleman diambil dengan mempertimbangkan kebutuhan pemulihan pemain dan efektivitas persiapan menghadapi pertandingan berikutnya.

"Jadi kami memutuskan bahwa lebih profesional untuk beristirahat di Surabaya, untuk menjalani latihan yang baik di Surabaya, dan untuk pemulihan yang lebih cepat, untuk persiapan yang lebih baik. Kami memutuskan untuk tinggal di Surabaya," tegasnya.

Dengan tetap berada di Surabaya, PSS Sleman berharap persiapan berjalan lebih optimal sehingga pemain dapat menghadapi Persik Kediri dengan kondisi fisik yang lebih terjaga. “Dengan bertahan di Surabaya, PSS Sleman berharap para pemain memiliki waktu pemulihan yang cukup dan dapat menjalani latihan secara optimal sebelum menghadapi Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kamis (22/10/2026).”

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online