Karhutla Paksa Laga Isenmulang Vs Java United Digelar di Maguwoharjo

Jumali
Jumali Selasa, 20 Oktober 2026 14:47 WIB
Karhutla Paksa Laga Isenmulang Vs Java United Digelar di Maguwoharjo

Logo BRI Super League. - Ist

Harianjogja.com, SLEMAN—Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah membuat Isenmulang Kalteng FC kehilangan keuntungan bermain di kandang sendiri. Klub asal Palangka Raya itu harus menjamu Java United FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa (20/10/2026) pukul 15.30 WIB.

Pemindahan pertandingan pekan keenam BRI Super League 2026/2027 tersebut membuat Isenmulang menjalani situasi yang tidak biasa. Meski secara status bertindak sebagai tuan rumah, tim berjuluk Laskar Isenmulang itu tidak bisa bermain di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, karena kendala kabut asap tebal.

Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi skuad asuhan Mundari Karya. Selain harus beradaptasi dengan tempat pertandingan, para pemain juga perlu menjaga kebugaran setelah menjalani perjalanan dari Jepara menuju Yogyakarta.

Isenmulang Andalkan Modal Kemenangan

Isenmulang datang dengan kepercayaan diri yang meningkat setelah mengalahkan Persijap Jepara dengan skor 1-0 pada pertandingan sebelumnya. Hasil tersebut menjadi kemenangan perdana mereka di kompetisi kasta tertinggi musim ini sekaligus modal untuk menghadapi Java United.

Pelatih Isenmulang, Mundari Karya, menilai hasil positif tersebut penting bagi mental pemain. Meski waktu persiapan relatif singkat, ia optimistis timnya memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

“Persiapan walaupun hanya beberapa hari, cukup. Ada yang paling penting, yakni kemenangan lawan Persijap yang menjadi modal untuk menghadapi laga besok,” ujar Mundari.

Menurutnya, meningkatnya kepercayaan diri pemain diharapkan bisa membantu tim menjalankan strategi di lapangan. Namun, Isenmulang tetap harus mengantisipasi sejumlah kendala yang muncul akibat perubahan lokasi pertandingan dan padatnya jadwal kompetisi.

Perjalanan dari Jepara Jadi Tantangan Kebugaran

Selain kehilangan kesempatan bermain di hadapan pendukung sendiri, Isenmulang menghadapi persoalan pemulihan kondisi fisik. Perjalanan dari Jepara menuju Yogyakarta menyita waktu yang seharusnya bisa dimanfaatkan pemain untuk beristirahat setelah pertandingan sebelumnya.

“Masalah pemulihan menjadi hambatan karena perjalanan dari Jepara ke Yogyakarta cukup memakan waktu. Ini yang harus kami antisipasi,” kata Mundari.

Kondisi tersebut membuat pengaturan kebugaran menjadi salah satu perhatian tim pelatih menjelang laga melawan Java United. Isenmulang perlu menjaga keseimbangan antara persiapan taktik dan pemulihan pemain agar bisa tampil optimal selama pertandingan.

Mundari juga memahami bahwa dukungan langsung suporter dari Palangka Raya akan lebih sulit diperoleh karena laga berlangsung di Sleman. Meski demikian, ia menegaskan hasil pertandingan tetap ditentukan oleh kemampuan pemain menjalankan rencana permainan.

“Kami juga butuh dukungan suporter. Namun, yang menentukan kemenangan adalah bagaimana pemain bisa melakukan yang terbaik sesuai rencana,” ujarnya.

Ardi Ramdani: Main Kandang Serasa Tandang

Pemain Isenmulang, Ardi Ramdani, mengakui pemindahan pertandingan membuat timnya merasa seperti sedang menjalani laga tandang. Padahal, dalam jadwal kompetisi, Isenmulang berstatus sebagai tuan rumah.

“Jujur, kami main kandang tetapi serasa tandang. Seharusnya kami bermain di Kalimantan, tetapi di sana belum memungkinkan karena masih ada asap tebal,” ungkap Ardi.

Meski menghadapi situasi yang berbeda dari rencana awal, Ardi memastikan para pemain siap bertanding. Ia juga tidak ingin kondisi tersebut dijadikan alasan jika tim gagal memperoleh hasil maksimal.

Menurutnya, Isenmulang harus tetap fokus menjalankan permainan dan berusaha mempertahankan momentum setelah kemenangan atas Persijap. Tim berharap bisa kembali menunjukkan performa solid meski tidak bermain di stadion sendiri.

“Insyaallah, kami akan memberikan permainan yang solid dan bisa memenangi pertandingan melawan Java United,” pungkasnya.

Ardi juga berharap persoalan kabut asap di Kalimantan Tengah segera teratasi agar Isenmulang dapat kembali menjamu lawan di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya. Dengan begitu, tim bisa kembali merasakan dukungan langsung suporter di kandang sendiri.

Bagi Isenmulang, pertandingan di Sleman bukan sekadar upaya menambah poin, tetapi juga ujian untuk menjaga momentum di tengah kendala perjalanan dan perubahan lokasi. Sementara bagi pembaca di Sleman, laga ini menjadi pertandingan Super League yang digelar di Stadion Maguwoharjo pada sore hari.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online