5 Mobil Listrik Kecil di Indonesia, Harga Mulai Rp155 Juta

Jumali
Jumali Kamis, 29 Oktober 2026 13:57 WIB
5 Mobil Listrik Kecil di Indonesia, Harga Mulai Rp155 Juta

Ilustrasi mobil listrik

Harianjogja.com, JOGJA—Mobil listrik berukuran mungil bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan praktis untuk menghadapi lalu lintas perkotaan. Dimensi kompak memudahkan pengemudi bermanuver di jalan sempit, sementara kebutuhan ruang parkir yang relatif terbatas menjadi nilai tambah.

Pilihan mobil listrik kecil di Indonesia juga semakin beragam. Konsumen dapat mempertimbangkan harga, kapasitas baterai, jarak tempuh, hingga performa motor listrik sebelum menentukan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan.

Berikut lima mobil listrik berukuran mungil yang bisa dipertimbangkan berdasarkan informasi harga dan spesifikasi dalam naskah sumber.

1. Aira EV

Aira EV ditawarkan dalam dua varian, yakni Standard Range dan Long Range. Mobil listrik empat pintu ini dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari kendaraan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

VarianJarak tempuh (CLTC)Harga
Standard RangeHingga 205 kmRp155 juta
Long RangeHingga 301 kmRp175 juta

Varian Standard Range diklaim mampu menempuh jarak hingga 205 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC. Sementara itu, varian Long Range memiliki jarak tempuh hingga 301 kilometer.

Untuk varian Long Range, mobil ini menggunakan sistem penggerak roda belakang atau Rear-Wheel Drive (RWD). Motor listriknya menghasilkan tenaga maksimum 30 kW dan torsi 85 Nm, dengan kecepatan maksimum mencapai 101 km/jam.

Aira EV menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 25,1 kWh.

2. New Air ev

New Air ev merupakan mobil listrik mungil dari Wuling yang dirancang untuk mendukung mobilitas perkotaan. Mobil ini memiliki konfigurasi empat penumpang dan tersedia dalam tiga varian.

VarianHarga
Lite Standard RangeRp214 jutaan
Lite Long RangeRp251 jutaan
Pro Long RangeRp307 jutaan

Salah satu pilihan yang tersedia adalah New Air ev Lite Standard Range. Varian ini menggunakan baterai Lithium Ferro-Phosphate (LFP) berkapasitas 17,3 kWh dengan tegangan nominal 115 volt.

Baterainya memiliki sertifikasi perlindungan IP67, yang menunjukkan tingkat perlindungan terhadap debu dan air sesuai standar pengujian.

Dari sisi performa, New Air ev Lite Standard Range menggunakan motor Permanent Magnet Synchronous Motor dengan tenaga maksimum 30 kW dan torsi 110 Nm.

Perbedaan varian memungkinkan konsumen menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan perjalanan dan anggaran. Namun, spesifikasi jarak tempuh setiap varian perlu diperiksa kembali sebelum membeli.

3. New BinguoEV

New BinguoEV menawarkan desain retro-modern dengan bodi membulat dan tampilan khas. Mobil listrik Wuling ini tersedia dalam dua varian, yakni Lite dan Pro.

VarianHarga
New BinguoEV LiteRp318 jutaan
New BinguoEV ProRp363 jutaan

Salah satu daya tarik New BinguoEV adalah teknologi MAGIC Battery dengan kapasitas 31,9 kWh. Berdasarkan standar pengujian CLTC, jarak tempuhnya diklaim mencapai 333 kilometer.

Kapasitas baterai tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan untuk perjalanan harian maupun mobilitas dengan jarak lebih jauh.

Pada varian Pro, baterai yang digunakan berjenis Lithium Ferro-Phosphate (LFP) dengan kapasitas 31,9 kWh dan sertifikasi perlindungan IP67.

Motor listriknya menghasilkan tenaga maksimum 50 kW, sedangkan kecepatan maksimum mencapai 120 km/jam. Jarak tempuh varian ini diklaim mencapai 333 kilometer berdasarkan standar CLTC.

4. BYD ATTO 1

BYD ATTO 1 menjadi alternatif mobil listrik berukuran kecil untuk penggunaan di perkotaan. Model ini tersedia dalam tiga varian, yaitu Standard, Dynamic, dan Premium, dengan perbedaan harga serta jarak tempuh.

VarianJarak tempuh (NEDC)Harga
Standard300 kmRp199 juta
Dynamic300 kmRp210 juta
Premium380 kmRp245 juta

Varian Premium memiliki jarak tempuh yang diklaim mencapai 380 kilometer berdasarkan standar pengujian NEDC. Sementara itu, varian Standard dan Dynamic masing-masing menawarkan jarak tempuh hingga 300 kilometer berdasarkan standar yang sama.

BYD ATTO 1 Premium menggunakan baterai berkapasitas 38,88 kWh dan memiliki torsi maksimum 135 Nm.

Spesifikasi tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi konsumen yang mencari mobil listrik untuk perjalanan harian. Meski demikian, jarak tempuh aktual dapat berbeda dari hasil pengujian karena dipengaruhi kondisi jalan, kecepatan, penggunaan pendingin kabin, dan gaya berkendara.

5. VinFast VF 3

VinFast VF 3 merupakan mobil listrik mungil asal Vietnam dengan desain bergaya SUV. Dimensinya yang kompak dapat menjadi pertimbangan bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan untuk mobilitas di kawasan perkotaan.

Model ini ditawarkan dalam dua skema harga, yakni tanpa baterai dan dengan baterai.

PilihanHarga
Tanpa bateraiRp156 juta
Dengan bateraiRp230,13 juta

VinFast VF 3 menggunakan sistem penggerak roda belakang atau RWD yang ditenagai satu motor listrik. Motor tersebut menghasilkan tenaga maksimum 40 hp dan torsi 110 Nm.

Dari sisi akselerasi, mobil ini diklaim mampu mencapai kecepatan 50 km/jam dari posisi diam dalam waktu sekitar 5,3 detik.

Pengisian cepat dari tingkat baterai 10% hingga 70% diklaim membutuhkan waktu sekitar 36 menit. Waktu pengisian aktual dapat berbeda, bergantung pada daya pengisi daya, kondisi baterai, dan kondisi pengisian.

Konsumen yang mempertimbangkan VinFast VF 3 dengan skema harga tanpa baterai perlu memahami ketentuan penggunaan dan biaya baterai yang berlaku sebelum mengambil keputusan pembelian.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli mobil listrik kecil

Harga dan ukuran bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan saat memilih mobil listrik. Konsumen sebaiknya menyesuaikan kendaraan dengan kebutuhan perjalanan dan fasilitas pengisian daya yang tersedia.

Ada beberapa hal yang layak diperiksa sebelum membeli:

  • Jarak tempuh: Sesuaikan kapasitas baterai dengan jarak perjalanan harian dan frekuensi pengisian daya.

  • Standar pengujian: Angka CLTC dan NEDC berasal dari metode pengujian berbeda sehingga tidak dapat dibandingkan secara langsung.

  • Kapasitas penumpang: Periksa konfigurasi tempat duduk dan ruang bagasi sesuai kebutuhan keluarga.

  • Fasilitas pengisian daya: Pertimbangkan ketersediaan pengisian di rumah maupun stasiun pengisian kendaraan listrik umum.

  • Biaya kepemilikan: Hitung harga pembelian, biaya pengisian, perawatan, garansi baterai, serta ketentuan sewa atau kepemilikan baterai jika berlaku.

  • Harga terbaru: Pastikan harga dan spesifikasi sesuai dengan varian serta wilayah pembelian karena penawaran dapat berubah.

Dengan mempertimbangkan aspek tersebut, konsumen dapat memilih mobil listrik kecil yang sesuai dengan anggaran dan kebutuhan mobilitas sehari-hari.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online