Marc Marquez Ungkap Kunci Kemenangan di MotoGP Malaysia 2026

Jumali
Jumali Kamis, 05 November 2026 06:27 WIB
Marc Marquez Ungkap Kunci Kemenangan di MotoGP Malaysia 2026

Pembalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez memacu kecepatan sepeda motornya /Antara-Ahmad Subaidi/app/nz\r\n

Harianjogja.com, JOGJA—Marc Marquez mengungkap salah satu faktor penting di balik kemenangannya pada MotoGP Malaysia 2026. Pembalap Ducati Lenovo itu menyebut performa mesin Desmosedici GP26 menjadi modal besar untuk menaklukkan Sirkuit Internasional Sepang.

Marquez menutup akhir pekan balapan di Malaysia dengan hasil nyaris sempurna. Ia finis di posisi kedua pada Sprint Race sebelum keluar sebagai pemenang dalam balapan utama.

Hasil tersebut terasa istimewa karena Sepang bukan sirkuit yang selama ini paling menguntungkan bagi Marquez. Sebelum edisi 2026, pembalap asal Spanyol itu baru dua kali menang di lintasan tersebut, yakni pada MotoGP 2014 dan 2018.

Namun, karakter motor Ducati dinilai cocok dengan kebutuhan di Sepang. Pabrikan Italia itu bahkan sudah mengoleksi sembilan kemenangan di Malaysia, termasuk empat kemenangan beruntun sejak 2022.

Mesin Ducati Membantu Marquez Menguasai Sepang

Marquez menilai keunggulan mesin menjadi faktor penting karena Sepang memiliki sejumlah tikungan dengan karakter stop and go. Pada lintasan seperti ini, kemampuan motor untuk berakselerasi dan kembali mendapatkan tenaga setelah melewati tikungan sangat dibutuhkan.

“Di trek ini, kalau Anda punya mesin yang bagus, semuanya akan lebih mudah. Ducati punya mesin yang bagus, bagus di tikungan-tikungan stop and go,” kata Marquez, dikutip dari Crash, Kamis (5/11/2026).

Menurut pembalap berusia 33 tahun tersebut, keunggulan Ducati tidak hanya terlihat dari performa mesin. Karakter lintasan dan keterbatasan daya cengkeram ban juga ikut menentukan hasil balapan.

Daya Cengkeram Ban Jadi Tantangan

Sebelum MotoGP Malaysia 2026 berlangsung, Aprilia Racing sempat diprediksi memiliki peluang besar untuk tampil dominan. Karakter Sepang yang memiliki sejumlah tikungan cepat dinilai sesuai dengan keunggulan motor Aprilia.

Marco Bezzecchi juga memiliki modal positif setelah menjadi pembalap tercepat di lintasan tersebut saat tes pramusim.

Namun, Marquez menilai kemampuan motor melaju cepat di tikungan mengalir atau flowing tidak otomatis menjadi keuntungan di Sepang. Menurut dia, rendahnya daya cengkeram aspal membuat ban menjadi batas utama ketika pembalap mencoba mempertahankan kecepatan di tikungan.

“Lalu, di tikungan-tikungan yang mengalir, karena daya cengkeramnya sangat rendah, jika kamu punya motor yang lebih bagus, Anda tidak bisa menggunakan kecepatan di tikungan karena batasan di sini adalah ban,” urai Marquez.

Ia juga mengingatkan bahwa hasil para pembalap Ducati pada musim-musim sebelumnya memperlihatkan kecocokan motor pabrikan Italia tersebut dengan karakter Sepang.

“Jadi, ya, juga Alex (Marquez) menunjukkannya tahun lalu, dan Pecco (Francesco Bagnaia) dua tahun lalu, ini adalah treknya Ducati,” tutup Marquez.

Kemenangan di Malaysia sekaligus memperlihatkan bahwa performa motor, karakter lintasan, dan kemampuan mengelola ban menjadi kombinasi penting dalam persaingan MotoGP. Bagi Marquez, keunggulan Desmosedici GP26 membantunya memaksimalkan peluang di Sepang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online