Veda Ega Pratama Kena Penalti 6 Grid di Moto3 Qatar 2026

Jumali
Jumali Sabtu, 07 November 2026 07:47 WIB
Veda Ega Pratama Kena Penalti 6 Grid di Moto3 Qatar 2026

Veda Ega Pratama /Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Peluang Veda Ega Pratama untuk memulai balapan dari posisi terbaik di Moto3 Qatar 2026 menghadapi kendala setelah pembalap Indonesia tersebut dijatuhi penalti mundur enam posisi start. Hukuman dari Panel Pengawas Balapan FIM MotoGP itu berlaku untuk balapan utama di Sirkuit Internasional Lusail, Minggu (8/11/2026).

Sanksi terhadap pembalap Honda Team Asia tersebut diumumkan secara resmi oleh pihak MotoGP pada Jumat (6/11/2026). Veda dinyatakan melakukan pelanggaran keselamatan ketika mengikuti sesi latihan bebas pertama atau Free Practice 1 (FP1), yakni tidak mematuhi sinyal bendera kuning yang dikibarkan di sektor 11.

Dalam situasi tersebut, pembalap seharusnya mengurangi kecepatan sebagai bentuk kepatuhan terhadap peringatan potensi bahaya di lintasan. Namun, Veda justru tetap memacu motornya hingga mampu mencatatkan waktu terbaik pribadinya di sektor tersebut.

Konsekuensi pelanggaran itu tidak hanya berupa pengurangan enam posisi pada grid start balapan utama. Catatan waktu putaran yang dibuat Veda ketika pelanggaran berlangsung juga dihapus oleh pengawas balapan.

Pelanggaran Kedua Berujung Penalti Enam Posisi

Hukuman yang diterima Veda tidak terlepas dari catatan pelanggaran sebelumnya. Panel Pengawas Balapan FIM MotoGP mempertimbangkan bahwa insiden di Qatar merupakan pelanggaran kedua Veda terhadap aturan bendera kuning sepanjang musim ini.

Sebelumnya, pembalap berusia 17 tahun tersebut juga pernah melakukan pelanggaran serupa ketika menjalani sesi latihan di Sirkuit Motegi, Jepang. Riwayat tersebut menjadi salah satu pertimbangan pengawas balapan dalam menjatuhkan hukuman lebih berat di seri Qatar.

Dengan keputusan tersebut, Veda harus menghadapi konsekuensi berupa kehilangan enam posisi start pada balapan utama. Selain itu, penghapusan catatan waktu putaran di sektor 11 menjadi bagian lain dari sanksi yang harus diterimanya setelah insiden FP1.

Berikut rincian sanksi yang dijatuhkan kepada Veda Ega Pratama di Moto3 Qatar 2026:

Jenis pelanggaranRincian sanksi
Pelanggaran bendera kuning saat FP1Mundur enam posisi start pada balapan utama
Pelanggaran teknis sesiCatatan waktu putaran di sektor 11 dihapus
Status pelanggaranPelanggaran kedua musim ini, sebelumnya terjadi di Motegi

Modal Posisi Kelima untuk Menghadapi Kualifikasi

Di tengah persoalan penalti tersebut, Veda sebenarnya memiliki modal positif dari hasil latihan Jumat (6/11/2026). Pembalap Honda Team Asia itu mampu mengakhiri sesi latihan penentuan kualifikasi di peringkat kelima.

Hasil tersebut membuat Veda berhak mendapatkan tiket langsung menuju babak Kualifikasi 2 (Q2). Dengan demikian, ia tidak perlu lebih dahulu melewati persaingan di Kualifikasi 1 (Q1) untuk memperebutkan tempat di babak penentuan posisi start.

Pencapaian tersebut menjadi hasil penting bagi Veda di tengah tantangan yang harus dihadapinya selama akhir pekan balapan di Qatar. Kendati sudah memastikan tempat di Q2, hasil positif dalam sesi kualifikasi belum tentu membuatnya menempati posisi start yang sama ketika balapan utama berlangsung.

Jadwal Kualifikasi dan Balapan Moto3 Qatar 2026

Veda tetap dijadwalkan mengikuti rangkaian kualifikasi pada Sabtu (7/11/2026). Sesi tersebut menjadi kesempatan bagi pembalap Indonesia itu untuk menentukan posisi berdasarkan catatan waktunya sebelum penerapan hukuman dari pengawas balapan.

Namun, posisi yang diperoleh dari kualifikasi bukan menjadi posisi start final Veda. Sesuai keputusan penalti, ia harus memulai balapan enam tempat lebih belakang dibandingkan posisi yang berhasil diamankannya dalam sesi kualifikasi.

Artinya, hasil kualifikasi tetap penting bagi Veda untuk menentukan posisi awalnya di grid, meskipun pengurangan enam posisi sudah dipastikan berlaku pada balapan utama. Situasi ini membuat hasil kualifikasi Sabtu menjadi salah satu bagian penting dari persiapannya menghadapi persaingan di Lusail.

Sepanjang musim ini, Veda memang beberapa kali berhadapan dengan pengawas balapan akibat pelanggaran aturan berkendara. Ia tercatat pernah menerima sanksi long lap penalty serta hukuman penurunan posisi start akibat pelanggaran terhadap ketentuan balapan lainnya.

Adapun balapan utama Moto3 Qatar 2026 akan berlangsung pada Minggu (8/11/2026) di Sirkuit Internasional Lusail. Pada balapan tersebut, Veda akan menjalani start dengan konsekuensi pengurangan enam posisi dari hasil kualifikasi yang diperolehnya sehari sebelumnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online