PSIM Jogja Waspadai Kedalaman Skuad Borneo FC

Jumali
Jumali Sabtu, 31 Oktober 2026 18:27 WIB
PSIM Jogja Waspadai Kedalaman Skuad Borneo FC

Logo BRI Super League. - Ist

Harianjogja.com, JOGJA —PSIM Jogja memanfaatkan waktu persiapan selama sepekan untuk memulihkan kondisi pemain sekaligus mematangkan strategi menjelang pertandingan melawan Borneo FC. Karteker PSIM Jogja, Guntur Cahyo Utomo, menilai laga tersebut penting sehingga tim harus tampil optimal demi meraih poin.

Guntur mengatakan PSIM memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri setelah menjalani jadwal pertandingan dan perjalanan padat sebelumnya, termasuk menghadapi Bhayangkara FC dan Isenmulang.

Menurut dia, kondisi fisik dan emosional para pemain mulai pulih setelah mendapatkan waktu istirahat serta menjalani persiapan selama sepekan.

“Besok laga penting buat kami. Kami menghadapinya dengan serius. Proses seminggu ini kita punya cukup waktu untuk mempersiapkan tim setelah perjalanan yang sangat padat,” ujarnya.

Guntur berharap kondisi pemain mencapai puncaknya saat pertandingan berlangsung. Dengan begitu, PSIM bisa tampil optimal dan meraih kemenangan.

Sementara itu, pemain PSIM Jogja, M. Iqbal, menyampaikan bahwa persiapan tim selama sepekan telah disusun bersama jajaran pelatih. Namun, keterangan Iqbal dalam rekaman konferensi pers tidak terdengar utuh sehingga detail persiapannya belum dapat dijelaskan lebih lanjut.

PSIM Waspadai Kedalaman Skuad Borneo FC

Selain memulihkan kondisi pemain, PSIM juga menyiapkan strategi untuk menghadapi kekuatan Borneo FC. Guntur menilai lawannya memiliki kedalaman skuad yang baik sehingga mempunyai banyak pilihan pemain.

Menurut Guntur, Borneo FC tetap menjadi tim kuat karena harus menjalani sejumlah kompetisi, baik di level Asia maupun domestik. Situasi tersebut membuat tim berjuluk Pesut Etam itu memiliki banyak opsi dalam mengembangkan permainan.

Salah satu ancaman yang menjadi perhatian PSIM adalah kemampuan pemain Borneo FC memasuki sepertiga akhir lapangan pertahanan lawan. Karena itu, tim pelatih berupaya menyiapkan antisipasi untuk membatasi pergerakan mereka.

“Kita tahu mereka sedang mengarungi banyak kompetisi. Skuad mereka cukup dalam sehingga punya banyak sekali opsi. Mereka punya banyak pemain yang bisa masuk ke sepertiga lapangan kami. Itu yang benar-benar kami coba antisipasi,” kata Guntur.

Meski demikian, PSIM tidak hanya berfokus meredam serangan lawan. Guntur menyebut timnya juga berusaha menemukan celah di area pertahanan Borneo FC untuk menciptakan peluang dan mencetak gol.

  Pengalaman Reva Adi Jadi Perhatian PSIM

Guntur turut menyoroti keberadaan Reva Adi di kubu Borneo FC. Pemain tersebut dinilai cukup mengenal PSIM karena pernah menjadi kapten dan salah satu pemain kunci tim pada musim sebelumnya.

Kendati demikian, Guntur menegaskan PSIM tidak perlu terlalu khawatir dengan kehadiran mantan pemainnya tersebut. Menurut dia, tim juga sudah memahami kualitas dan karakter permainan Reva Adi.

“Dia cukup tahu tentang tim ini karena dia kapten di tim ini dan musim kemarin betul-betul menjadi salah satu pemain kunci. Namun, bukan berarti kita harus terlalu khawatir dan overthinking terhadap keberadaan Reva Adi,” ujarnya.

Guntur menambahkan PSIM telah menyiapkan langkah untuk meredam ancaman yang bisa dihadirkan Reva Adi. Di sisi lain, timnya juga berupaya memanfaatkan situasi permainan untuk menciptakan peluang saat menghadapi Borneo FC.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online