Marquez Belum Podium di MotoGP 2026, Pedrosa Buka Suara
Dani Pedrosa mengungkap penyebab Marc Marquez terpuruk di MotoGP 2026 akibat cedera bahu, mental, dan masalah motor Ducati.
Pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto (baju merah) dan Asisten Pelatih PSIM Jogja Ananto (baju Putih) didepan /Official_PSIM
Harianjogja.com, JOGJA -- Persoalan yang dialami oleh PSIM Jogja di awal musim kompetisi Liga 2 2018 dipastikan segera teratasi seiring dengan masuknya salah satu sponsor skala nasional ke tubuh Laskar Mataram.
Sponsor yang masih dirahasiakan ini tidak hanya akan membantu membayarkan tunggakan gaji dan bunga 3 pemain asing, namun juga akan merambah ke teknis.
Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris PSIM Jogja, Jarot Sri Kastawa, kepada Harian Jogja, Jumat (27/4/2018). Jarot mengungkapkan, bantuan teknis yang diberikan oleh sponsor tersebut adalah penyediaan pelatih berlisensi minimal B AFC sebagaimana dipersyaratkan diregulasi dan melengkapi pemain yang ada.
Menurut Jarot sesuai dengan regulasi, pelatih kepala di Liga 2 2018 adalah mimimal B AFC. Sedangkan, pelatih PSIM saat ini yakni Erwan Hendarwanto dan Ananto Nurhani sama-sama masih memiliki lisensi C AFC. Artinya keduanya tidak bisa menempati posisi sebagai pelatih kepala.
Manajemen PSIM, lanjut Jarot juga tidak memaksakan mendaftarkan Erwan sebagai pelatih kepala ke PT LIB. Sebab, akan ada sanksi jika tidak tetap memaksakan.
"Untuk itu mereka kami daftarkan sebagai asisten pelatih ke PT LIB. Rencana pihak sponsor akan mendatangkan pelatih berlisensi B AFC. Hal ini sudah kami komunikasikan mengenai kondisi tim dan termasuk kemungkinan mereka mendatangkan pemain untuk melengkapi slot pemain. Sebab, sampai saat ini kami masih punya slot kosong pemain," terang Jarot.
Jarot mengungkapkan meski memiliki opsi untuk mendatangkan pelatih berlisensi B AFC sesuai regulasi bisa dilakukan oleh manajemen, namun sejauh ini hal itu tidak dilakukan. Sebab, sudah adanya kepastian pihak sponsor untuk siap mendatangkan pelatih berlisensi B AFC sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tim.
Mengenai batasan kapan pelatih berlisensi B AFC wajib sudah dipenuhi oleh PSIM, Jarot mengaku sejauh ini belum ada batasan yang jelas. Namun, ia memastikan secepatnya akan ada pelatih berlisensi B AFC yang akan mendampingi PSIM di kompetisi Liga 2 2018.
"Secepatnya. Begitu juga dengan sponsor, nanti kami akan publish secepatnya. Yang jelas sponsor ini bergerak di berbagai bidang dan skala nasional," ungkap Jarot.
Jarot berharap dengan telah adanya kesepakatan dengan sponsor tersebut, ke depan, PSIM akan mampu meraih prestasi lebih baik daripada sebelumnya. Sebab, masuknya sponsor diharapkan mampu mengubah dan memerbaiki apa yang saat ini diraih oleh PSIM.
"Kami berharap ke depan lebih baik. Soal siapa dan kapan sponsor mulai diperkenalkan, tunggu saja waktunya," kata Jarot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dani Pedrosa mengungkap penyebab Marc Marquez terpuruk di MotoGP 2026 akibat cedera bahu, mental, dan masalah motor Ducati.
Oxford United melepas 10 pemain usai degradasi. Ole Romeny aman hingga 2028, sementara kontrak Marselino Ferdinan segera habis.
Meta disebut memasuki “Era Zombie” karena Facebook mulai ditinggalkan generasi muda di tengah belanja besar AI.
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Apple resmi menghadirkan iPhone 17e di Indonesia dengan MagSafe, chip A19, dan Action Button. Harga mulai Rp13,4 juta.
Netflix digugat Texas karena dituding membuat fitur adiktif untuk anak dan mengumpulkan data pengguna tanpa izin yang jelas.