Jangan Asal Beli Tiket Konser Online, Kenali Modus Penipuannya
Waspadai penipuan tiket konser online. Kenali modus tiket palsu, situs tiruan, pembayaran langsung, hingga cara melaporkan jika sudah tertipu.
Candra Lukmana / PSIMOfficial
Harianjogja.com, JOGJA - Nasib nahas dihadapi oleh dua punggawa Laskar Mataram Edo Pratama dan Candra Lukmana, jelang derbi DIY antara PSIM Jogja melawan PSS Sleman di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis (26/7/2018) sore.
Kedua pemain ini harus mengalami kecelakaan lalu lintas, sesaat sebelum oficcial training yang digelar di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (25/7/2018) pagi.
Edo yang memboncengkan Candra Lukmana dengan mengendarai kendaraan roda dua jenis matic terlibat kecelakaan dengan sesama pesepeda motor berjenis sport Yamaha R-15 yang dikendarai oleh siswa salah satu SMA di Bantul.
Saat itu Edo dan Candra melaju lambat dari arah barat ke timur, namun dari arah berlawanan melaju kencang sepeda motor berjenis sport, Yamaha R-15 yang dikendarai oleh siswa salah satu SMA di Bantul dari timur ke barat.
Alhasil kecelakaan pun tidak bisa terhindarkan. Adapun lokasi kecelakaan adalah di sebelah barat Stadion Sultan Agung, Bantul. Atas kejadian itu, Edo Pratama dan Candra langsung dilarikan ke RS Jogja.
"Tadi sudah ke RS Jogja. Edo tidak apa-apa hanya lecet sedikit. Sedangkan saya dengan terpaksa harus memendam keinginan untuk pertandingan besok, karena kelingking jari kaki kanan saya patah," kata Candra Lukmana kepada Harianjogja.com, sesaat sesudah kecelakaan.
Menurut Candra akibat kecelakaan ini, selain gagal berseragam PSIM Jogja saat derbi melawan PSS, Kamis (26/7/2018) sore, dirinya juga harus beristirahat selama sebulan untuk penyembuhan. Rencananya, eks pemain PSS Sleman dan Sleman United ini baru akan menjalani operasi akibat kecelakaan lalu lintas pada dua pekan ke depan.
"Saya sangat kecewa dan menyesal. Seharusnya besok saya bisa membela PSIM dan bertemu dengan tim lama saya. Saya pengen tunjukkan bahwa keputusan PSS melepas saya itu adalah salah. Dan saya pengen cetak gol di pertandingan besok, tapi apa daya, mungkin saya belum diizinkan," sesal Candra.
Selain gagal membela PSIM Jogja pada laga derbi DIY, Candra juga harus menahan sakit pada ujian skripsi yang digelar Kamis (26/7/2018).
"Besok siang jam 11, sebenarnya saya ada ujian skripsi. Sementara mungkin saya harus menahan sakit saat berjalan menuju ruang ujian nanti," lanjut mahasiswa tingkat akhir Universitas Negeri Yogyakarta ini.
Terpisah, pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak membenarkan mengenai insiden yang menimpa dua pemainnya tersebut. Ia memastikan jika Candra Lukmana tidak mungkin bisa diturunkan karena mengalami patah di jari kelingking kaki kanan. Sedangkan Edo Pratama kemungkinan bisa diturunkan pada laga derbi melawan PSS Sleman.
"Edo hanya memar. Namun akan kami lihat lagi nanti. Candra tidak mungkin, karena dia harus menjalani perawatan, setelah mengalami patah di jari kelingking kaki kanan," terang Bona.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Waspadai penipuan tiket konser online. Kenali modus tiket palsu, situs tiruan, pembayaran langsung, hingga cara melaporkan jika sudah tertipu.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.