Agnez Mo Punya Memorabilia Permanen di Hard Rock Hollywood
Memorabilia Agnez Mo berupa dua wardrobe dari musik dan akting kini dipajang permanen di Hard Rock Hollywood, Los Angeles.
Kapten PSIM Jogja Hendika Arga menabuh genderang Viking Clap di Stadion Sultan Agung Bantul beberapa waktu lalu. / IG : Brajamusti _yk
Harianjogja.com, JOGJA - Panitia pelaksana (Panpel) laga kandang PSIM Jogja memastikan terus melakukan komunuikasi dan pendekatan dengan pengelola Stadion Sultan Agung, Bantul dan Pemkab setempat.
Langkah itu dilakukan menyusul keinginan dari PSIM Jogja untuk bisa menggunakan Stadion Sultan Agung, Bantul sebagai lokasi digelarnya laga kandang di putaran kedua.
Ketua Panpel PSIM Jogja Wendy Umar Senoaji mengatakan, salah satu upaya agar keinginan tersebut bisa terlaksana adalah dengan merealiasikan rencana dua kali uji coba pada jeda kompetisi Liga 2. Menurut rencana, PSIM Jogja akan menggelar dua kali uji coba di Stadion Sultan Agung pada 26 Agustus mendatang dan 1 September mendatang.
"Untuk lawan, kami masih koordinasikan dengan manajemen. Kami hanya diminta untuk menyiapkan saja di dua tanggal tersebut," katanya kepada Harianjogja.com, Jumat (17/8/2018) sore.
Sementara Manajer PSIM Jogja Erwan Hendarwanto mengatakan sampai saat ini pihaknya masih mempertimbangkan sejumlah tawaran uji coba baik dari sejumlah tim di Liga 1. Selain PSIS Semarang, tawaran juga muncul dari Madura United yang berencana melakukan uji coba tidak hanya melawan PSIM Jogja, namun juga PSS Sleman dan Persis Solo.
Tim berjuluk Laskar Sape Kerab tersebut rencananya baru akan kembali ke Jawa Timur, pada 6 September untuk menjalani turnamen segitiga bersama Selangor FA dan Persebaya Surabaya di Surabaya.
"Keputusannya mungkin Sabtu (18/8/2018). Saat ini masih menunggu pertimbangan dari berbagai pihak, termasuk dari pengelola stadion serta dari pihak keamanan," ujar Erwan.
Di sisi teknis, pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak mengatakan usai menjalani latihan perdana Kamis (16/8/2018) lalu, saat ini pihaknya fokus pada pemulihan kondisi fisik. Setidaknya ada tujuh sesi latihan fisik digeber pada pekan pertama ini.
"Harapannya, saat kompetisi dimulai semua sudah siap," ucapnya.
Terpisah, kelompok suporter PSIM Jogja Brajamusti berharap agar upaya yang dilakukan oleh panpel agar PSIM Jogja tetap bisa bermain di Stadion Sultan Agung segera terealisasi.
"Untuk saat ini kami tetap ikuti langkah Manajemen dan Panpel, walaupun sudah dipersiapkan di luar DIY, tp masih berusaha pendekatan ke seluruh pihak," ucap Wakil Presiden Brajamusti Saga Susanto.
Saga menambahkan, pihaknya juga sudah menggelar pertemuan dengan manajemen dan panpel terkait dengan evaluasi menyeluruh tentang pertandingan kandang hingga laga terakhir melawan PSS Sleman 26 Juli lalu.
Selain menbentuk tim bersama untuk melakukan pendekatan dan audiensi ke seluruh jajaran pemerintahan dan aparat keamanan di DIY, hasil rapat tersebut juga memberikan titik terang mengenai pemantapan badan hukum untuk PSIM Jogja. Di mana, nantinya badan hukum yang akan digunakan Laskar Mataram itu adalah PT PSIM Jaya Yogyakarta.
"Kurang lebihnya seperti itu hasilnya," ucap Saga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Memorabilia Agnez Mo berupa dua wardrobe dari musik dan akting kini dipajang permanen di Hard Rock Hollywood, Los Angeles.
Ukuran sepatu yang sama belum tentu terasa pas. Simak faktor yang membuat ukuran sepatu berbeda meski angka pada label serupa.
HP RAM 8 GB hingga 12 GB makin terjangkau pada 2026. Simak daftar harga dan pilihan terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran.
Smartphone brain bukan istilah medis resmi. Dokter menjelaskan kaitannya dengan fokus, tidur, dan sakit kepala.
Apple menghadapi ganti rugi US$5,7 miliar atau sekitar Rp102,6 triliun setelah juri AS menyatakan Taptic Engine melanggar dua paten.
Bau bensin masuk kabin mobil jangan diabaikan. Kenali 10 penyebabnya, dari tutup tangki hingga kebocoran fuel pump.