Tarif Trans Jogja Mulai Rp500, Ini Daftar Rute Aktif 2026
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Pesepak bola PSS Ari Sandy melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persegres Gresik United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (4/9/2018) sore. / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com,SLEMAN - PSS Sleman sukses memenuhi ambisinya meraih kemenangan di laga kandang setelah mengalahkan tamunya, Persegres Gresik United dengan skor 5-1 dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (4/9/2018) sore.
Lima gol kemenangan PSS Sleman dicetak melalui brace Arie Sandy di menit ke-19 dan 51, Cristian Gonzales menit ke-25, Irkham Zahrul Mila menit ke-75 dan I Made Wirahadi di menit 90+. Sedangkan satu gol Persegres dicetak melalui gol bunuh diri pemain PSS Sleman Rian Miziar di menit ke-90+3.
Atas tambahan tiga poin ini, PSS tidak hanya mencatatkan mampu meraih kemenangan dengan skor terbesar pada kompetisi Liga 2 2018, namun juga mengantar PSS naik ke pemuncak klasemen sementara wilayah timur. PSS mampu mengoleksi 28 poin, menggeser Madura FC yang baru akan bermain lawan Persiwa Wamena, Kamis (6/9/2018) mendatang.
Meski menang besar, namun pelatih PSS Seto Nurdiyantoro mengaku belum puas dengan penampilan Bagus Nirwanto dan kawan-kawan. Sebab, masih banyak kesalahan elementer yang diperlihatkan oleh anak asuhnya.
"Dari sisi hasil puas. Tapi dari segi permainan belum. Masih banyak kesalahan dibuat oleh pemain. Selain duel satu lawan satu, passing, serta organisasi permainan masih perlu pembenahan ke depan," kata Seto usai pertandingan.
Pelatih asal Kalasan ini mengungkapkan, belum optimalnya penampilan dari skuat asuhannya tidak lepas dari jeda libur Asian Games 2018 yang cukup lama. Alhasil, secara permainan, belum sesuai yang diharapkan. "Ke depan akan kami perbaiki lagi," terang Seto.
Sementara pelatih Persegres Gresik United, Sanusi Rahman mengatakan, secara permainan sejatinya timnya mampu mengimbangi PSS pada awal babak pertama. Terbukti dua puluh menit awal, pihaknya mampu menekan dan menguasai permainan. Hal sama juga terlihat dari penguasaan bola di babak kedua.
"Namun, Sleman mampu memanfaatkan kelemahan kami. Dan Sleman memang tampil lebih baik daripada kami," terangnya.
Mengenai gol yang terjadi di babak pertama, Sanusi menyatakan sejatinya gol Ari Sandy ke gawan Persegres di menit ke-19 tidak harus terjadi jika kiper Persegres tidak salah dalam antisipasi bola. "Namun, semua sudah terjadi. Kami akui Sleman main efektif," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny