OpenAI Wajibkan Update ChatGPT di Mac Sebelum 12 Juni
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.
Pesepak bola PSS Ari Sandy melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persegres Gresik United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (4/9/2018) sore. / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com,SLEMAN - PSS Sleman sukses memenuhi ambisinya meraih kemenangan di laga kandang setelah mengalahkan tamunya, Persegres Gresik United dengan skor 5-1 dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (4/9/2018) sore.
Lima gol kemenangan PSS Sleman dicetak melalui brace Arie Sandy di menit ke-19 dan 51, Cristian Gonzales menit ke-25, Irkham Zahrul Mila menit ke-75 dan I Made Wirahadi di menit 90+. Sedangkan satu gol Persegres dicetak melalui gol bunuh diri pemain PSS Sleman Rian Miziar di menit ke-90+3.
Atas tambahan tiga poin ini, PSS tidak hanya mencatatkan mampu meraih kemenangan dengan skor terbesar pada kompetisi Liga 2 2018, namun juga mengantar PSS naik ke pemuncak klasemen sementara wilayah timur. PSS mampu mengoleksi 28 poin, menggeser Madura FC yang baru akan bermain lawan Persiwa Wamena, Kamis (6/9/2018) mendatang.
Meski menang besar, namun pelatih PSS Seto Nurdiyantoro mengaku belum puas dengan penampilan Bagus Nirwanto dan kawan-kawan. Sebab, masih banyak kesalahan elementer yang diperlihatkan oleh anak asuhnya.
"Dari sisi hasil puas. Tapi dari segi permainan belum. Masih banyak kesalahan dibuat oleh pemain. Selain duel satu lawan satu, passing, serta organisasi permainan masih perlu pembenahan ke depan," kata Seto usai pertandingan.
Pelatih asal Kalasan ini mengungkapkan, belum optimalnya penampilan dari skuat asuhannya tidak lepas dari jeda libur Asian Games 2018 yang cukup lama. Alhasil, secara permainan, belum sesuai yang diharapkan. "Ke depan akan kami perbaiki lagi," terang Seto.
Sementara pelatih Persegres Gresik United, Sanusi Rahman mengatakan, secara permainan sejatinya timnya mampu mengimbangi PSS pada awal babak pertama. Terbukti dua puluh menit awal, pihaknya mampu menekan dan menguasai permainan. Hal sama juga terlihat dari penguasaan bola di babak kedua.
"Namun, Sleman mampu memanfaatkan kelemahan kami. Dan Sleman memang tampil lebih baik daripada kami," terangnya.
Mengenai gol yang terjadi di babak pertama, Sanusi menyatakan sejatinya gol Ari Sandy ke gawan Persegres di menit ke-19 tidak harus terjadi jika kiper Persegres tidak salah dalam antisipasi bola. "Namun, semua sudah terjadi. Kami akui Sleman main efektif," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Program Beasiswa Santri Jateng 2026 masih dibuka hingga Juli. Pendaftar sudah mencapai 825 santri untuk studi dalam dan luar negeri.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer pada Minggu malam. BPPTKG minta warga tetap waspada.
AHY memastikan penyesuaian tarif tiket pesawat dilakukan terukur di tengah kenaikan harga energi dunia akibat konflik Timur Tengah.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.