Dewata Challenge 2026: Persib Uji Coba Lawan Sabah FC dan Bali United
Persib Bandung jalani TC di Bali dan ikuti Dewata Challenge Series 2026. Lawan Sabah FC (15/8) dan Bali United (18/8) di Stadion Dipta. Persiapan matangkan skua
Wasit Tomi Mangopa memberikan kartu merah kepada kiper PSBS Biak Yusak Samuel Redjauw setelah mengganjal penyerang PSIM Jogja Hasan Basri pada laga di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (5/9/2018) / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman terus mewaspadai kekuatan dari PSBS Biak jelang pertemuan kedua kesebelasan pada lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (10/9/2018) sore. Pada laga tersebut, PSS mengincar raihan poin penuh demi mengamankan posisi mereka di pemuncak klasemen sementara wilayah Timur.
Pelatih PSS Seto Nurdiyantoro menilai meski tanpa diperkuat oleh sejumlah pemain pilar, kekuatan dari PSBS tidak bisa dianggap remeh. Sebab, anak asuh Slamet Riyadi tersebut terbukti mengalami perubahan signifikan di putaran kedua. Kesuksesan PSBS meraih satu poin di kandang PSIM Jogja, Rabu (5/9/2018), memperlihatkan jika tim asal Papua tersebut memiliki kekuatan cukup baik.
"Hitungan matematis, kami kalah dari PSIM Jogja, dan PSIM Jogja berhasil ditahan imbang PSBS, itu artinya kekuatan mereka [PSBS] setara dengan PSIM Jogja. Meski tanpa diperkuat sejumlah pemain pilar, kami tetap waspadai kekuatan mereka," kata Seto kepada Harianjogja.com, Kamis (6/9/2018).
Menurut Seto jika dilihat dari kekuatan tim yang pincang, pertemuan antara PSS Sleman melawan PSBS nantinya adalah pertemuan dua tim pincang. Sebab, sampai saat ini juga dihadapkan dengan absennya empat pemain karena mengalami cedera. Sampai Kamis (6/9/2018), PSS tetap belum bisa menurunkan Dave Mustaine, Zamzami, Jodi Kustiawan dan Adi Nugroho. Keempat pemain ini absen saat PSS menjamu Persegres Gresik dan dipastikan absen saat menjamu PSBS.
"Sama-sama pincang. Kami kehilangan empat pemain. Mereka kehilangan beberapa pemain pilar. Untuk itu, kami patut waspada dengan kekuatan mereka," sambung Seto.
Di sisi lain, kekuatan dari PSBS Biak dipastikan pincang saat dijamu PSS Sleman. Hal ini menyusul absennya sejumlah pemain pilar PSBS dalam laga lanjutan wilayah timur tersebut.
Adalah Yusak Samuel Redjauw, kiper PSBS yang dipastikan absen membela Laskar Napi Bongkar saat berhadapan dengan PSS Sleman. Yusak absen karena mendapatkan kartu merah, usai melakukan pelanggaran di luar kotak penalti karena mengganjal laju Hasan Basri, pemain PSIM Jogja di menit ke-89, pada pertandingan di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (5/9/2018) sore.
Alhasil, enam menit sisa waktu tambahan di babak kedua, PSBS harus menurunkan kiper cadangan, Imanuel Maesa Lumanauw untuk mengamankan gawang PSBS dari serangan PSIM Jogja.
"Yang jelas absen adalah kiper kami dan beberapa pemain yang terkena akumulasi. Rencana kami akan minta pemain yang saat ini ada untuk disusulkan ke sini," terang pelatih PSBS Slamet Riyadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persib Bandung jalani TC di Bali dan ikuti Dewata Challenge Series 2026. Lawan Sabah FC (15/8) dan Bali United (18/8) di Stadion Dipta. Persiapan matangkan skua
Ramalan zodiak 13 Agustus 2026 untuk asmara, karier, dan keuangan. Ada 5 zodiak yang rentan bosan dengan pasangan. Simak prediksi lengkapnya di sini
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.