Pemerintah Perketat Larangan Bakar Lahan, Pelanggar Terancam Pidana
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
Pertandingan antara PSIM Jogja vs Persegres Gresik United di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (9/9/2018) sore / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL - PSIM Jogja sukses memenuhi ambisinya meraih tiga poin di kandang, setelah mengalahkan tamunya Persegres Gresik United dengan skor 1-0 pada pekan ke-15 lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (9/9/2018) sore. Adapun sebiji gol kemenangan Persegres dicipta melalui bunuh diri pemain Persegres, Husni Mubarak pada menit ke-72.
Atas tambahan tiga poin ini, PSIM tetap tertahan di posisi ketujuh dengan 19 poin. Sedangkan Martapura FC yang kalah dari Blitar United berada di peringkat keenam. Di sisi lain, kegagalan dari Persegres membuat tim Kebo Giras ini tetap berada di papan bawah dengan raihan 10 poin dari 15 kali bermain.
Pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak mengatakan, secara hasil pihaknya puas. Namun, secara permainan masih banyak yang perlu dilakukan pembenahan. Eks pemain PSS Sleman dan PSMS Medan ini menilai, ada keraguan dari para pemainnya untuk menyerang pada babak pertama. Alhasil, di babak pertama, Hendika Arga dan kawan-kawan lebih banyak memainkan bola di lini tengah.
"Hal ini membuat suplai bola ke lini depan juga berkurang. Ada keraguan dari pemain untuk melakukan tusukan. Mereka keasikan bermain di lini tengah," ucap Bona usai pertandingan.
Memasuki babak kedua, terang Bona, dirinya meminta anak asuhnya untuk mengambil inisiatif serangan. Salah satunya adalah memasukkan Wawan Samma menggantikan Arga Permana. Alhasil, lini tengah PSIM sedikit lebih dinamis.
Namun lagi-lagi peluang manis dari PSIM melalui Supriyadi pada menit ke-52, usai menerima umpan Raymond masih mampu ditutup oleh lini belakang Persegres.
PSIM sendiri baru mampu unggul 1-0 melalui gol bunuh diri dari Husni Mubarok pada menit ke-72. Bek tengah Persegres ini berupaya menghalau sepakan dari umpan Supriyadi yang menyisir dari sisi kanan pertahanan Persegres. Bola yang dilesakkan Supriyadi dicocor oleh Husni dan masuk ke gawangnya sendiri. Skor 1-0 untuk keunggulan Laskar Mataram sendiri bertahan hingga akhir pertandingan.
Pelatih Persegres Gresik United Sanusi Rahman mengatakan, para pemainnya sudah tampil maksimal pada laga kali ini. Dibandingkan dengan saat melawan PSS, ada peningkatan permainan dari Persegres. Meskipun akhirnya, tim Kebo Giras kembali harus menelan kekalahan.
"Gol bunuh diri tadi sejatinya tidak perlu terjadi. Ada kesalahan antisipasi dari pemain. Secara penguasaan bola, kami akui Jogja lebih baik dan lebih beruntung pada pertandingan kali ini," ucap Sanusi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026
Desain iPhone 17 Pro kini menginspirasi HP Android. Huawei Nova 16 SE, Itel Power 80, HMD Asha 305, dan Oppo A7 Pro Max hadir dengan harga mulai Rp1 jutaan.
Prabowo menjelaskan SMA Unggul Garuda menggunakan kurikulum IB untuk menyiapkan siswa masuk universitas terbaik dunia.