OpenAI Dots Resmi Meluncur, Agen AI yang Bisa Kerja Mandiri
OpenAI meluncurkan Dots, agen AI berbasis GPT-6 Astra yang bisa bekerja mandiri 24 jam dan terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi.
Penyerang PSIM Jogja Ismail Haris berebut bola dengan pesepak bola Persigo Semeru FC dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (24/9/2018) sore /Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA - Pembenahan terus dilakukan oleh PSIM Jogja jelang melakoni laga pekan ke-20 melawan Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe, Jumat (5/10/2018) mendatang.
Selain taktik dan strategi, penguatan mental menjadi menu penguatan Laskar Mataram jelang berangkat ke Palangkaraya, Kamis (4/10/2018) mendatang. Sebab, pada laga away kali ini, PSIM mengincar raihan poin demi membuka peluang lolos ke babak 8 besar.
"Peluang untuk ke babak 8 besar masih ada, kami coba maksimalkan sisa tiga pertandingan, termasuk di kandang Kalteng nantinya," kata pelatih Bona Simanjuntak kepada Harianjogja.com, Senin (1/10/2018).
Menurut Bona, dari segi kebugaran, timnya memang lebih diuntungkan dibandingkan Kalteng Putra yang baru saja meraih kemenangan 2-0 dari tamunya, Blitar United, Minggu (30/9/2018).
Namun, hal itu tidak menjadi jaminan untuk Hendika Arga dan kawan-kawan dengan mudah meraih tiga poin di Palangkaraya. Oleh sebab itu, Senin (1/10/2018) sore, sejumlah pembenahan taktik dan penguatan mental mulai dipoles oleh Bona kepada anak asuhnya.
"Sore ini kami mulai berlatih. Kami lakukan perbaikan dari kekurangan yang ada sewaktu mengalahkan semeru FC kemarin. Perbaikan ini wajib kami lakukan karena kami ingin meraih hasil maksimal di Kalteng nantinya," sambung Bona.
Bona mengungkapkan dari segi taktik, Hendika Arga dan kawan-kawan tidak boleh kembali mengulang kesalahan dengan mengendurkan tempo dan tekanan saat menghadapi Kalteng Putra di pekan ke-20. Sebab, jika mereka kembali memperlihatkan permainan seperti saat babak kedua melawan Semeru FC di kandang, dipastikan target raihan poin penuh di kandang akan sulit direalisasikan.
"Kemarin anak-anak terlalu turun di babak kedua saat kami menghadapi Semeru FC. Di sisi lain penyelesaian akhir juga belum maksimal. Hal ini harus kami benahi. Jangan sampai saat melawan Kalteng kami terlalu turun ke bawah," ucap Bona.
Bona memaparkan, untuk kekuatan Kalteng, sejauh ini dirinya telah mengetahui perubahan di putaran kedua. Meski diperkuat sebanyak 5 pemain baru di putaran kedua, namun secara permainan, Kalteng tidak banyak berubah.
"Kekuatan mereka tidak banyak berubah. Kami siapkan semua di sisa waktu yang ada untuk lakukan pembenahan," tandasnya.
Sementara Manajer PSIM Jogja Erwan Hendarwantomengatakan akan berupaya memaksimalkan tiga sisa laga yang ada untuk lolos ke babak 8 besar.
"Kami akan tetap berupaya untuk bisa lolos. Kami harus tampil maksimal siapa pun lawannya," sambungnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OpenAI meluncurkan Dots, agen AI berbasis GPT-6 Astra yang bisa bekerja mandiri 24 jam dan terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi.
Cangkringan mengevaluasi empat standar layanan publik dan mendorong inovasi serta masukan warga untuk memperbaiki pelayanan.
Nelayan Gunungkidul mendapat pelatihan SKN, pembekalan BPJS Ketenagakerjaan, serta pemberdayaan ekonomi bagi istri nelayan.
SPLP Komdigi telah memproses 19,8 juta transaksi Perlinsos Digital yang mencakup 5,4 juta KK hingga 28 September 2026.
Korban pengeroyokan Kebon Bawang, EY (28), sempat diculik dan dianiaya di dua lokasi sebelum meninggal setelah tiga hari dirawat.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.