Ahli Kesehatan Tegaskan Waktu Istirahat Sekolah Jadi Kebutuhan Mutlak
AAP rilis panduan baru: waktu istirahat sekolah wajib dilindungi sebagai kebutuhan dasar anak, bukan kemewahan. Simak manfaat medisnya di sini.
Hendika Arga (Biru) dan Busari (Hijau) / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA - Manajemen PSS Sleman mengaku lega telah mendapatkan kapten PSIM Jogja Hendika Arga Permana guna memperkuat skuat super Elang Jawa (Elja) di babak 8 besar liga 2 2018.
Selain Hendika Arga, ada enam pemain lainnya yang sudah pasti berseragam PSS di babak 8 besar nantinya.
"Sampai sore ini [pukul 15.00 WIB]. Kami sudah dapatkan tanda tangan dari lima pemain. Kelimanya langsung kami daftarkan ke PT LIB," kata Manajer PSS Sleman Sismantoro kepada Harianjogja.com, Jumat (19/10/2018).
Kelima pemain yang dimaksud adalah Aditya Putra Dewa, Qischil Gandrum, Asyraq Gufron Ramadan, Rossy Noprihanis dan Busari.
"Untuk Ikhwan Ciptaady dan Hendika Arga akan menyusul. Mungkin besok mereka sudah bergabung dalam latihan," sambung Sismantoro.
Terkait dengan bergabungnya Hendika Arga ke PSS dengan status pinjaman, Sismantoro menyatakan pihaknya sejatinya sudah lama menginginkan jasa dari kapten PSIM jogja ini. Oleh karena itu, beberapa waktu lalu, manajemen PSS telah mengirimkan surat kepada PSIM Jogja agar Hendika bisa memperkuat skuat Super Elang Jawa di babak 8 besar dan membawa PSS naik ke Liga 1 musim depan.
"Kami berterimakasih karena mendapatkan respons positif. Surat memang sudah kami layangkan agar dia bisa kami pinjam," ucap Sismantoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AAP rilis panduan baru: waktu istirahat sekolah wajib dilindungi sebagai kebutuhan dasar anak, bukan kemewahan. Simak manfaat medisnya di sini.
Kecelakaan maut di Boyolali, motor tertabrak truk LPG di lampu merah Penggung. Satu penumpang tewas di lokasi.
Jadwal bola malam ini 20-21 Mei 2026 menghadirkan final Liga Europa Freiburg vs Aston Villa hingga final ASEAN Club Championship.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas