Freiburg vs Aston Villa, Duel Taktik di Liga Europa
Freiburg vs Aston Villa di Liga Europa diprediksi berlangsung ketat. Emery andalkan pengalaman Eropa, Freiburg kuat di kandang.
Hendika Arga saat menjalani latihan bersama PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (19/10/2018) sore / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Keputusan kapten PSIM Jogja Hendika Arga Permana yang dipinjamkan ke PSS Sleman, pensiun dari dunia sepak bola profesional disayangkan sejumlah pihak.
Pelatih PSS Sleman yang juga mantan pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro menyatakan menyayangkan langkah yang dilakukan oleh pemain asal Bantul ini. Sebab, secara umur dan kemampuan, Hendika Arga masih memiliki peluang untuk mengembangkan diri di sepak bola profesional.
"Saya terus terang kaget dengan keputusannya untuk mendur dari sepak bola profesional. Semoga saja ini hanya keputusan emosional sesaat," kata Seto kepada Harianjogja.com, Selasa (23/10/2018) malam.
Seto sendiri baru mengetahui keputusan Arga untuk pensiun pada malam ini. Meski sebelumnya dirinya sudah sempat sharing pengetahuan dan permasalahan dengan mantan anak asuhnya tersebut beberapa waktu lalu.
"Dia emmang sempat ketemu saya dan sharing. Saya beri padangan, terkait dengan kemungkinan mundur dari PSS Sleman. Namun saya enggan menyangka jika dia mau mundur dari sepak bola profesional," terang Seto.
Meski demikian, Seto mengaku menghormati keputusan dari Hendika Arga. Ia berharap apa yang diputuskan oleh Arga ini bisa menjadi bahan refleksi bersama.
Mantan pemain PSIM Jogja ini juga berharap, keputusan Hendika Arga untuk pensiun dari sepak bola profesional bisa ditinjau ulang. "Semoga hanya keputusan emosional," harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Seto pun mengungkapkan mengenai salah satu cita-cita Hendika Arga saat masih diasuhnya di PSIM Jogja. Saat itu, Hendika Arga sempat menyatakan cita-citanya kepada dirinya dan keluarganya jika dia ingin membawa salah satu klub di DIY untuk promosi ke Liga 1.
"Dia punya cita-cita untuk membawa klub promosi ke Liga 1. Namun apapun keputusannya, harus kita hargai. Dan saya masih berharap ini hanya keputusan sesaat," ucap Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Freiburg vs Aston Villa di Liga Europa diprediksi berlangsung ketat. Emery andalkan pengalaman Eropa, Freiburg kuat di kandang.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.