Puluhan Obat Bahan Alam Tercemar BKO BPOM Ungkap Risiko Serius
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Suporter Persita melempar kayu ke arah tribun penonton saat perebutan posisi ketiga antara Persita vs Kalteng Putra di Stadion Pakansari Bogor, Selasa (4/12/2018). /Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BOGOR - Pertandingan perebutan tempat ketiga Liga 2 2018 antara Persita Tangerang melawan Kalteng Putra di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (4/12/2018) sore, terpaksa dihentikan sejenak pada menit ke-58.
Hal ini terjadi karena, penonton yang terdiri dari suporter Persita nekat masuk ke lapangan dan membuat ricuh pertandingan. Mereka masuk dan tidak terima dengan keputusan dari Yudi Nurcahya yang memberikan kartu kuning kedua kepada Amri Alamsyah setelah melanggar Siswanto.
Padahal, Persita saat itu sudah tertinggal 0-2 dari Kalteng Putra. Gol pertama Kalteng Putra diciptakan oleh Maulana. Satu gol Kalteng Putra lainnya dibuat oleh I Made Wirahadi.
Alhasil, para penontony yang masuk membawa bambu panjang. Bangku penonton menjadi sasaran hingga pecah di beberapa sisi. Beruntung setelah dihentikan sekitar 10 menit, pertandingan kedua kesebelasan bisa dilanjutkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Kasus kebakaran di Sleman capai 56 kejadian. Warga diminta waspada El Nino dan dilarang membakar sampah.
Studi terbaru ungkap larangan orang tua pada teman anak bisa merusak persahabatan dan berdampak pada emosi.
Bareskrim Polri menggerebek THM New Zone Medan, 34 orang diamankan, sebagian positif narkoba. Kasus masih didalami.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Trump dikabarkan mempertimbangkan serangan baru ke Iran di tengah negosiasi diplomatik dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah.