Lawan Iran Jadi Ujian Terakhir, Timnas Voli Putra Indonesia Kejar Tiket Perempat Final
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Ricky Kambuaya, Derry Rachman, dan Haris Tuharea saat mengikuti trial bersama PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (15/1/2019). / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANJARMASIN - Pertandingan leg pertama babak 32 Besar Piala Indonesia antara Barito Putera melawan PSS Sleman di di Stadion Demang Lehman, Martapura, Rabu (23/1/2019) akan menjadi pembuktian bagi lima rekrutan baru skuat Super Elang Jawa.
Sebab, sejak bergabung dengan PSS Sleman, lima pemain baru PSS Sleman yakni KH Yudo, Sidik Saimima, Ricky Kambuaya, Derry Rachman, dan Haris Tuharea.
Meski telah dimainkan dalam laga persahabatan bertajuk "Celebration Game" melawan Persis Solo, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (19/1/2019) lalu, kemampuan kelimanya dinilai masih belum teruji.
"Untuk itu, laga melawan Barito Putera kali ini akan menjadi ajang pembuktian bagi mereka. Karena kami akan melihat penampilan mereka," kata pelatih kiper PSS Sleman, Listiyanto Raharjo, Selasa (22/1/2019).
Berbeda dengan pertandingan resmi sebelumnya, pada laga melawan Laskar Antasari kali ini, PSS tidak hanya tidak akan didampingi oleh pelatihnya Seto Nurdiyantoro, karena berada di Spanyol guna mengikuti lanjutan kursus lisensi A Pro, tetapi juga tampil dengan kekuatan pas-pasan. Tercatat, ada 15 pemain yang dibawa dan diturunkan pada laga kali ini. Adapun kelima belas pemain tersebut adalah lima pemain rekrutan terbaru dan 10 pemain lama.
Oleh karena itu, Bejo-panggilan karib dari Listiyanto Raharjo, tidak mematok target tinggi pada pertandingan kali ini. Bagus Nirwanto dan kawan-kawan hanya ditarget tampil maksimal dan memainkan permainan terbaik mereka. "Kami akan bikin kejutan. Meski secara target, PSS memang tidak memiliki target di Piala Indonesia," sambungnya.
Sementara persiapan serius justru diperlihatkan oleh tuan rumah Barito Putera. Meski terancam ditinggal sejumlah pemain pilar karena mengalami cedera, seperti Rizky Pora, Samsul Arif dan Nazar Nurzaidin, tim besutan Jacksen F Tiago ini sudah jauh-jauh hari mempersiapkan diri guna menghadapi PSS Sleman.
Hal pertama yang dilakukan oleh pelatih asal Brasil ini adalah melakukan pembenahan di lini belakang. Sebab, berdasar evaluasi yang dilakukannya, lini belakang Barito Putera masih lemah. Hal ini diperparah dengan hengkangnya sejumlah pemain inti di lini belakang, seperti Firly Apriasnyah dan M Rifqi serta Hansamu Yama Pranata.
Sementara pemain pelapis, seperti Dandi Maulana dan Rafi Syaharil dipastikan absen pada pertandingan kali ini karena dipanggil timnas usia 23 di Jakarta. Untuk itu, Jaksen akan memaksimalkan pemain rekrutan baru seperti Andri Ibo, Mahrus Bachtiar, Donni Munin dan Rony Baroperay.
Mulai komplitnya sektor belakang ini membuat kekhawatiran Jacksen sedikit berkurang saat menghadapi PSS Sleman. "Pemain asing asal Brasil juga sudah datang," ucap Jacksen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.