Kapolda DIY Siapkan Patroli Skala Besar Berantas Premanisme Parkir
Polda DIY mengkaji penanganan premanisme parkir dan membuka peluang patroli skala besar dengan melibatkan TNI serta Satpol PP.
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra dan Riko Simanjuntak memberikan keterangan dalam konferensi pers seusai pertandingan melawan Borneo FC Samarinda di Stadion Internasional Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (27/10/2026)./Antara-Agung Dwi Prakoso
Harianjogja.com, SLEMAN—Riko Simanjuntak menyampaikan permohonan maaf kepada suporter PSS Sleman setelah timnya gagal mengamankan poin di kandang saat menjamu Borneo FC Samarinda. Dalam pertandingan pekan ke-7 Super League di Stadion Maguwoharjo, Selasa (27/10/2026), PSS harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2.
Riko menyampaikan permohonan maaf tersebut mewakili para pemain, baik suporter yang hadir langsung di stadion maupun yang tidak dapat menyaksikan pertandingan.
"Saya mewakili pemain, tentunya memohon maaf kepada semua suporter yang telah hadir, yang enggak hadir juga, atas hasil ini," kata Riko dalam Post Match Press Conference pada Rabu (28/10/2026).
Kekalahan dari Borneo FC memperpanjang catatan tanpa kemenangan PSS dalam tiga pertandingan terakhir. Sebelumnya, tim berjuluk Super Elja itu bermain imbang melawan Persebaya, kemudian kalah dari Persik, sebelum kembali menelan kekalahan saat menghadapi Borneo FC.
PSS Gagal Wujudkan Target Tiga Poin
Riko mengakui hasil pertandingan melawan Borneo FC bukanlah sesuatu yang diharapkan para pemain. Sejak awal, PSS telah berkomitmen untuk mengamankan tiga poin setiap kali tampil di kandang.
"Tentunya hasil malam ini bukanlah hasil yang kami inginkan, karena dari awal kami berkomitmen ingin selalu mengamankan di setiap kandang tiga poin," tuturnya.
Menurut Riko, para pemain telah berusaha memberikan perlawanan sejak awal pertandingan. Ia juga mengakui Borneo FC memiliki kualitas dan mampu menciptakan peluang, sehingga pertandingan berlangsung dengan persaingan dari kedua tim.
"Tapi inilah sepak bola, dan di pertandingan, semua lihat, Borneo juga punya kualitas, dan kita tadi dari awal sudah memberikan perlawanan dan kita beberapa menciptakan peluang juga, dan Borneo juga demikian," ujarnya.
Kartu Merah Membuat PSS Harus Beradaptasi
Riko turut menyinggung kartu merah yang diterima pemain PSS. Keadaan tersebut membuat tim harus melakukan perubahan dalam permainan, termasuk mengambil risiko melalui penyesuaian yang dilakukan pelatih.
"Inilah saat ada kartu merah, pasti ada yang perubahan, dan pelatih juga di locker room juga membuat perubahan yang tadi juga sudah ngomong yang membuat risiko ternyata luar biasa juga," ungkap Riko.
Bermain dengan 10 pemain menjadi tantangan tersendiri bagi PSS, terlebih lawan yang dihadapi memiliki pengalaman dan kualitas seperti Borneo FC. Meski demikian, Riko menegaskan rekan-rekannya tetap berusaha memberikan perlawanan hingga pertandingan berakhir.
"Teman-teman berjuang sangat-sangat berjuang, enggak mudah bermain di sepuluh pemain melawan Borneo yang sudah pengalaman juga," kata dia.
Riko menilai para pemain tetap menunjukkan perjuangan meski hasil akhir tidak berpihak kepada PSS.
"Tapi ya, itulah sepak bola, hasil tidak memihak buat kita, tetapi teman-teman sangat berjuang luar biasa sampai akhir selesai" tandasnya.
Dalam pertandingan tersebut, Borneo FC mencetak gol melalui Dandy Sonriza pada menit ke-38 dan Hugo Samir pada menit ke-75. Sementara itu, satu-satunya gol PSS dicetak Matheus Fornazari pada menit ke-85.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY mengkaji penanganan premanisme parkir dan membuka peluang patroli skala besar dengan melibatkan TNI serta Satpol PP.
Riko Simanjuntak meminta maaf kepada suporter setelah PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC di Stadion Maguwoharjo.
TelkomGroup meluncurkan empat kapabilitas Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026 untuk memperkuat kemandirian digital, infrastruktur AI, dan akses pasar UMK
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Rabu (28/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
Danantara dan BP BUMN merestrukturisasi PTPN I untuk memperkuat keuangan, dengan EBITDA positif Rp1,9 triliun dan target restrukturisasi 2027.
Telkom meraih SDG Pioneer Award di Reuters Events Global Sustainability Awards 2026 berkat inisiatif green carbon dan blue carbon untuk mendukung