29 Juli: Mengenang Pahlawan TNI AU dan Hari Harimau Sedunia
29 Juli: Hari Bakti TNI AU untuk mengenang tiga pahlawan udara, dan Hari Harimau Sedunia untuk konservasi spesies kunci. Simak sejarahnya!
Pertandingan antara PSIM Jogja melawan PSS Sleman di Stadion Sultan Agung Bantul, 26 Juli lalu / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA - Rencana PSSI menggelar Kongres Luar Biasa atau KLB untuk membentuk perangkat Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP) dipastikan akan berdampak pada pemunduran kick off kompetisi.
Meski demikian, kubu PSIM Jogja menyatakan jika keputusan tersebut harus dihargai semua pihak. Sebab, meski akan berpengaruh terhadap mundurnya kompetisi, namun iktikad digelarnya KLB adalah untuk perbaikan organisasi dari induk sepak bola nasional ini.
"Tujuannya adalah untuk menjaga marwah PSSI agar lebih baik. Ya, kemungkinan akan berpengaruh terhadap jadwal kompetisi yang akan mengalami kemunduran, meski demikian, langkah ini penting karena untuk perbaikan organisasi ke depan," kata Ketua Umum PSIM Jogja, Agung Damar Kusumandaru kepada Harianjogja.com, Rabu (20/2/2019) siang.
Agung mengungkapkan, sebagai voter, pihaknya siap untuk menghadiri KLB yang digelar oleh PSSI tersebut. Sebab melalui KLB tersebut nantinya aspirasi anggota PSSI akan lebih didengar. "Untuk kepastiannya kami juga masih menunggu," lanjutnya.
Sebelumnya, rapat Komite Eksekutif PSSI bersama dengan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono, di kantor PSSI, Jakarta, Selasa (19/2/2019) malam memutuskan menggelar KLB.
KLB yang akan digelar ini memiliki dua agenda, yakni membentuk KP dan KBP. Agenda kedua yaitu penetapan tanggal Kongres pemilihan kepengurusan baru.
“Untuk menyiapkan KLB dengan dua agenda itu dan mempertimbangkan padatnya program PSSI, termasuk menjaga komitmen partner komersial kompetisi profesional. Serta untuk menghormati agenda besar politik nasional. Maka, PSSI akan mengutus perwakilan ke Zurich, untuk berkoordinasi secara langsung dengan FIFA untuk mendapatkan arahan dan rekomendasi yang tepat.” kata Joko Driyono, dikutip dari laman PSSI, Rabu (20/2/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
29 Juli: Hari Bakti TNI AU untuk mengenang tiga pahlawan udara, dan Hari Harimau Sedunia untuk konservasi spesies kunci. Simak sejarahnya!
Changan Indonesia meluncurkan Nevo Q05 di GIIAS 2026 dengan harga mulai Rp309 juta dan telah dirakit secara lokal di Purwakarta.
GIIAS 2026 menghadirkan deretan mobil baru dari Mazda, Toyota, Lexus, Suzuki, hingga Hino dengan teknologi hybrid dan EV.
BMKG mengingatkan El Nino kategori kuat meningkatkan risiko kekeringan di Jawa Tengah yang mengancam pertanian dan sumber daya air.
Program Jembatan Garuda telah mencapai 1.416 titik pembangunan dan menghubungkan 7.371 desa serta kelurahan di Indonesia.
BGN memprioritaskan pembangunan dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi untuk mempercepat intervensi gizi penerima manfaat.