Dopamine 3.0 Resmi Hadir, Jadi Jailbreak Pertama yang Tembus iOS 26
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1
Djajang Nurdjaman / Persebaya.id
Harianjogja.com, SURABAYA - Persebaya Surabaya menyatakan diri siap untuk bertemu dengan tim manapun pada babak 8 besar Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo.
"Kami siap bermain di mana pun, tapi bermain di GBT adalah sebuah keuntungan tersendiri karena didukung langsung puluhan ribu Bonek," kata pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman dikutip dari laman resmi klub, Selasa (19/3/2019).
"Saya sampaikan kepada pemain bahwa semua calon lawan kuat. Kalteng Putra baru saja mengalahkan Persipura, Madura United memiliki banyak pemain bintang, dan Arema FC memiliki kesolidan tersendiri," lanjutnya.
"Semua lawan berat, tapi kami siap untuk menghadapi siapapun di 8 besar, terlebih lagi kemungkinan pemain yang memperkuat timnas bisa bergabung dengan tim," ujarnya.
Drawing babak 8 besar Piala Presiden 2019 sendiri akan diselenggarakan di Jakarta, hari ini. Sejauh ini Arema FC, Kalteng Putra, dan Madura United menjadi calon lawan Persebaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.
Debit sumber air Sungai Krasak menurun sehingga Sleman menyiapkan dropping air untuk mengantisipasi kekeringan di Girikerto.
Kerusuhan hajatan di Sragen viral di media sosial. Korban bersama tim musik resmi melaporkan dugaan penganiayaan ke Polres Sragen.
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.