Alasan Maitimo Bergabung dengan PSIM: Fanatisme Suporter & Kota yang Bersahabat

Jumali
Jumali Jum'at, 12 April 2019 19:47 WIB
Alasan Maitimo Bergabung dengan PSIM: Fanatisme Suporter & Kota yang Bersahabat

Rapael Maitimo (kanan) bersama Karteker Karteker CEO PT PSIM Jaya Bambang Susanto./psimjogja.id

Harianjogja.com, JOGJA - Gelandang naturalisasi Raphael Maitimo siap menghadapi persaingan di Liga 2 2019 bersama PSIM Jogja.

Bagi pemain berdarah Belanda yang sudah berumur berumur 35 tahun ini, membela PSIM Jogja adalah kebangaan. Musababnya, Laskar Mataram adalah salah satu perserikatan pendiri PSSI. Sebelum diiikat kontrak dua musim bersama PSIM Jogja, Raphael Maitimo sempat membela Persib Bandung, Persebaya dan Persija Jakarta.

“Saya baru tahu kalau PSIM Jogja adalah salah satu tim pendiri PSSI. Saya senang bisa bergabung dengan tim ini,” kata Maitimo, di Monumen PSSI, Jumat (12/4/2019) sore.

Menurut Maitimo, sebelum bergabung dengan PSIM Jogja, dia sempat mendapatkan banyak informasi mengenai Laskar Mataram dari Kristian Adelmund, eks bek PSIM Jogja era 2012-2013 yang juga berasal dari Belanda. Dari komunikasi tersebut, Maitimo mendapatkan gambaran PSIM Jogja memiliki suporter fanatik yang luar biasa.

“Mereka mengungkapkan jika suporter di sini sangat fanatis dan kota ini sangat bersahabat,” katanya.

Maitimo optimistis mencapai target yang dibebankan oleh manajemen yakni membawa PSIM Jogja lolos ke Liga 1 2020 mendatang. Meski baru kali pertama main di Liga 2, Maitimo tidak takut dan khawatir terhadap kelanjutan kariernya. “Banyak tim Liga 1 pengin pakai saya, tapi saya lebih pilih ke sini. Saya pikir PSIM cocok dengan filosofi saya.” ucap Maitimo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online