India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Kehilangan Rival
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
Rudiyana/Instagram Rudiyana29
Harianjogja.com, JOGJA - Mantan penyerang Persis Solo, Rudiyana, berbaju PSIM Jogja. Penyerang yang sempat mengadu nasib di PSS Sleman ini sidah diperkenalkan ke hadapan khalayak bersama dengan enam pemain baru PSIM Jogja lainnya di Monumen PSSI, Jumat (12/4/2019).
Sebagai pesepak bola profesional, Rudiyana menyatakan dirinya tidak mempermasalahkan tindakan yang dilakukan oleh suporter Persis Solo di media sosial, khususnya Instagram pribadinya. Seruan sejumlah suporter agar unfollow, sesaat setelah ia resmi sebagai pemain anyar PSIM dinilai sebagai hal yang wajar.
"Seharusnya suporter tidak perlu sampai seperti itu. Mudah-mudahan hubungan suporter Solo dan Jogja semakin membaik," kata Rudiyana, Jumat (12/4/2019).
Menurut Rudiyana, dirinya tidak berpikir panjang menerima tawaran memperkuat PSIM Jogja. Apalagi, target dari PSIM Jogja adalah promosi ke Liga 1.
"Target khusus saya bisa mewujudkan ambisi PSIM segera lolos ke Liga 1. Tim ini punya potensi, dari manajemen, suporter, menjadi pertimbangan saya untuk mau bergabung," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.