JBBA 2026: Ekonomi Berkelanjutan Penting bagi Korporasi dan Instansi
JBBA 2026 mendorong korporasi dan instansi publik mengadopsi ekonomi berkelanjutan sebagai strategi bisnis dan tata kelola.
Kegiatan latihan PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida. (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)
ISC B 2016 memasuki jeda kompetisi.
Harianjogja.com, JOGJA — Hubungan antara PSIM Jogja dengan Persip Pekalongan dalam hal perekrutan pemain semakin panas.
PSIM enggan mencabut berkas salah satu penyerangnya, Tony Yuliandri yang musim lalu berkostum Laskar Mataram. Sementara saat ini, pemain asal Gunungkidul tersebut diminati oleh Persip.
“Iya. Kabarnya begitu. Putaran kedua mendatang, ia akan bergabung bersama kami,” ujar Pelatih Persip, Nasal Mustofa.
Menurut Nasal, sebenarnya dirinya tidak begitu tertarik untuk mendatangkan Tony ke Pekalongan. Kapasitas dan kualitas dari pemain yang dibesarkan oleh PSIM Jogja itu dinilainya belum cukup layak untuk mengisi skuat utama Laskar Kalong.
“Tapi berhubung, kami cuma punya satu striker saja [Nur Cahyo], ya sudahlah,” ungkapnya.
Nasal menambahkan bahwa manajemen Persib telah menjalin komunikasi dengan manajemen Laskar Mataram terkait status Tony Yuliandri. Meski demikian, ia optimistis, tinggal selangkah lagi mendapatkan tanda tangan dari eks penyerang salah satu klub di Liga Timor Leste itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran Transhome Sleman dinyatakan selesai setelah Damkar memeriksa seluruh bangunan, termasuk basement yang sempat bersuhu tinggi.
Energi hijau dan digitalisasi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Investasi Rp2.258 triliun dibutuhkan untuk mengejar pertumbuhan 6 persen pada 2027.
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Mereka diduga terkait jaringan Daulah Islamiyah dan menjalani pelatihan.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.