AI Jepang Ini Bisa Temukan Sampah Plastik di Dasar Laut, 3 Kali Lebih Cepat
JAMSTEC Jepang mengembangkan DeepLitterAI untuk mendeteksi dan menghitung sampah di dasar laut. Sistem ini bisa menganalisis rekaman hingga 3,1 kali lebih cepat
Aji Santoso (Perselafootball)
ISC A 2016 belum banyak berpihak kepada Persela.
Harianjogja.com, LAMONGAN -- Home base sementara Persela Lamongan hingga kini belum dapat dipastikan, usai tidak bisa digunakannya Stadion Gelora Surajaya karena dalam tahap perbaikan sentel ban atau lintasan atletik.
Setelah menginvertarisir 5 stadion di Jawa Timur, panitia pelaksana pertandingan Persela bergerak cepat meninjau stadion Letjend H Soedirman Bojonegoro, kemudian dilanjutkan meninjau Stadion Brawijaya Kediri, Selasa (20/9/16). Hasilnya, stadion Letjend H Soedirman dipastikan tidak bisa digunakan.
Pasalnya pada tanggal 1 - 16 Oktober 2016 halaman stadion digunakan untuk kegiatan Exspo. Kemudian digunakan untuk kegiatan sebuah organisasi islam tanggal 29 - 30 Oktober 2016.
Sedangkan stadion Brawijaya yang digunakan sebagai home base Persik Kediri untuk mengarungi babak 16 besar ISC B, ada peluang bisa digunakan sebagai home base sementara Persela.
Semua aspek kelengkapan stadion berdasarkan regulasi ISC, sudah diverfikasi tim internal yang dipimpin ketua panpel Persela, Muhajir. Pihak panpel juga telah mencocokkan jadwal bertandingan Persik Kediri dan Persela Lamongan.
''Memang dari segi jadwal bertanding antara Persik dan Persela tidak sampai bentrok. Tapi ada beberapa aspek kelengkapan stadion yang menurut kami harus ditingkatkan, karena kami tidak ingin salah langkah. Kami belum bisa memutuskannya, apakah akan menggunakan stadion Brawijaya atau tidak. Kami akan rapatkan dengan seluruh anggota panpel,'' ujar Muhajir, ketua panpel Persela, dikutip dari laman resmi klub, Perselafootball, Rabu (21/9/2016).
Muhajir menambahkan, tidak hanya stadion Brawijaya Kediri, stadion Tri Dharma Petrokimia Gresik dan stadion Gelora Delta Sidoarjo juga masih berpeluang digunakan sebagai home base sementara Persela.
''Kami tidak diam di tempat. Kami akan turun ke lapangan meninjau stadion lainnya dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pihak keamanan serta PT Gelora Trisula Semesta,'' tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JAMSTEC Jepang mengembangkan DeepLitterAI untuk mendeteksi dan menghitung sampah di dasar laut. Sistem ini bisa menganalisis rekaman hingga 3,1 kali lebih cepat
DPRD DIY menyoroti anggaran logistik bencana BPBD yang hanya Rp53 juta dan mendorong tambahan dana untuk penanganan bencana.
Pameran Harmoni di Tanggul Tirto menampilkan 30–40 foto untuk mengenalkan keragaman destinasi wisata Bantul di luar kawasan pantai.
Otorita IKN memperketat penanganan karhutla. Satu perusahaan disanksi dan satu terduga pelaku pembakaran dilaporkan ke aparat hukum.
Dentuman di Bandung disebut BMKG tak berkaitan dengan erupsi Anak Krakatau. Simak penjelasan soal gempa, skyquake, dan kemungkinan penyebabnya.
Kepengurusan MPI DIY periode baru dikukuhkan. Fadhl Muhammad Firdaus mendorong gerakan sosial dan solusi nyata bagi masyarakat.