Veda Ega Puas Jadi Tercepat di Practice, tapi Masih Ingin Lebih Baik
Veda Ega Pratama puas jadi tercepat di practice Moto3 Jerman (1'25.848), tetapi targetkan perbaikan. Bangkit dari posisi 23 di FP1. "Setelan motor lebih baik.
Pertandingan PSS Sleman vs Persita di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (16/11/2018) sore / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman tidak memiliki waktu panjang untuk menikmati euforia kemenangan atas Persita Tangerang, Jumat (16/11/2018).
Sebab, pertandingan lebih penting telah menanti skuat Super Elang Jawa, yakni menjamu Persiraja Banda Aceh di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (21/11/2018). Pada laga melawan tim asal Tanah Rencong ini, PSS harus meraih kemenangan demi memastikan diri lolos ke babak empat besar.
Dengan sisa efektif latihan dua hari, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengaku tidak bisa berbuat banyak, selain menjaga kebugara dan sentuhan bola dari para pemainnya. Selain itu, Seto berharap kemenangan atas Persita dengan skor telak 4-1, mampu membakar semangat Bagus Nirwanto dan kawan-kawan jelang laga menghadapi Persiraja.
"Mudah-mudahan nanti di pertandingan selanjutnya mereka bisa tampil lepas. Sekarang yang bisa saya lakukan adalah menjaga sentuhan dan kebugaran saja," kata Seto, Sabtu (18/11/2018).
Menurut Seto, lawan terakhir di babak 8 besar Liga 2 2018 Grup B, Persiraja bukanlah tim enteng. Hal ini terbukti dengan kekalahan yang dialami oleh PSS Sleman di pertemuan pertama di Aceh beberapa waktu lalu. Saat itu, PSS yang telah mampu menyamakan kedudukan harus pulang dengan tangan hampa, usai gol di akhir babak kedua.
Oleh karena itu, tidak ada pilihan lain, bagi pelatih asal Kalasan ini selain melakukan perbaikan di beberapa lini. Seto menyorot lini tengah harus lebih rapat dan tidak meninggalkan lubang yang bisa dimaksimalkan oleh pemain Persiraja. Begitu juga dengan lini belakang, harus lebih kuat dibandingkan saat mereka dikalahkan Persiraja di Aceh.
"Kuncinya di lini tengah dan belakang. Ini yang akan kami terus perbaiki. Persiraja tim bagus, kita kecolongan di menit terakhir. Mereka punya sentuhan bola juga bagus, finishing jiga bagus. Harapannya motivasi pemain bisa lebih dibandingkan Persiraja nantinya," ucap Seto.
Tidak hanya persoalan di lini tengah dan belakang, Seto menyatakan, pada laga melawan Persiraja nantinya diharapkan para pemainnya mampu mengatur ritme permainan. Sebab, jika melihat penampilan PSS melawan Persita, persoalan keseimbangan dan pengaturan ritme masih menjadi kendala.
"Terutama di babak kedua, terlihat sekali. Saya ingatkan ke pemain dari awal harusnya bisa jaga tempo. Untuk itu kami berharap tenaga mereka bisa cepat kembali," harap Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama puas jadi tercepat di practice Moto3 Jerman (1'25.848), tetapi targetkan perbaikan. Bangkit dari posisi 23 di FP1. "Setelan motor lebih baik.
Mojtaba Khamenei berjanji membalas kematian Ali Khamenei di tengah memanasnya kembali ketegangan antara Iran, AS, dan Israel.
Warung Filadelphia di Philadelphia mengenalkan kuliner dan keramahan Indonesia melalui aneka hidangan Nusantara serta pelayanan hangat.
ISEAI mengusulkan skema B50 lebih fleksibel melalui Dynamic Blending Policy untuk menekan risiko fiskal dan menjaga keberlanjutan program.
Plt Jampidsus Rudi Margono memastikan penanganan perkara korupsi tetap berjalan usai pengunduran diri Febrie Adriansyah.
Pemda DIY menilai Gunungkidul memiliki potensi besar mengembangkan wisata geopark, kakao, kopi, dan durian dengan prinsip keberlanjutan.