Advertisement
Final Liga 2, Suporter PSS Dijatah 15.000
Aksi Brigata Curva Sud - Harian Jogja/Jumali
Advertisement
Harianjogja.com, BOGOR - PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah mengumumkan mencetak sebanyak 21.000 lembar tiket untuk pertandingan final Liga 2 2018 antara Semen Padang vs PSS Sleman di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (4/12) malam.
Adapun untuk harga tiket ada tiga varian yakni Rp50.000 untuk tribun ekonomi dan VIP Rp75.000 untuk VIP. Hanif Marjuni, Media and Public relation Manager PT Liga Indonesia Baru, Senin (3/12) mengatakan, dari jumlah tiket tersebut, pihaknya mengalokasikan sebanyak 15.000 lembar tiket untuk suporter Sleman. "Nantinya, ada 15.000 lembar tiket untuk suporter Sleman," katanya.
Advertisement
Adapun, BCS dan Slemania memastikan anggotanya tetap akan menyerbu Bogor demi bisa mendukung langsung perjuangan anak buah Seto Nurdiyantoro. Sekaligus ingin menjadi saksi bagi para penggawa Laskar Sembada mengangkat trofi. "Setidaknya ada 5.000 anggota kami yang sudah terdaftar dan akan datang menyaksikan pertandingan tersebut. Kami berharap PSS mampu meraih gelar juara," ujar Koordinator BCS Zulfikar.
Sementara kelompok suporter PSS lainnya, yakni Slemania juga terus berkoordinasi dengan panpel Final Liga 2. Terutama untuk mengetahui jumlah kuota suporter yang diberikan ke Slemania. "Setidaknya ada 500 anggota kami ambil bagian dan datang ke pertandingan kali ini," ucap Presidium Slemania, Asep Handi Kurniawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kemlu RI Beri Bantuan Hukum 19 Nelayan Aceh Ditahan di Thailand
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Dana Desa Menyusut, DPRD DIY Soroti Dampak pada Program Kalurahan
- Grebeg Syawal Kraton Jogja Tahun Ini Tanpa Kirab Gajah, Ini Alasannya
- Buruh Rokok DIY Tolak Rencana Pemangkasan BLT Dana Bagi Hasil Cukai
- Jadwal Imsak, Subuh hingga Buka Puasa Jogja Sabtu 14 Maret 2026
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 14 Maret 2026 dari Palur hingga Tugu
Advertisement
Advertisement







