AI Jepang Ini Bisa Temukan Sampah Plastik di Dasar Laut, 3 Kali Lebih Cepat
JAMSTEC Jepang mengembangkan DeepLitterAI untuk mendeteksi dan menghitung sampah di dasar laut. Sistem ini bisa menganalisis rekaman hingga 3,1 kali lebih cepat
Brian Fereirra saat menjalani latihan perdana bersama PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (1/3/2019) sore / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN-- PSS Sleman ditahan imbang 2-2 oleh sang tamu Barito Putera pada lanjutan laga pekan ke-11 Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (27/7/2019) sore.
PSS Sleman yang langsung tampil menekan sejak awal babak pertama, berhasil membuka keunggulan melalui tendangan penalti dari Brian Ferreira di menit ke-5.
Berawal dari aksi pemain belakang Barito Putera menjatuhkan Yudo, Wasit Oki Dwi Putera asal Jawa Barat yang memimpin jalannya laga langsung menunjuk titik putih. Brian yang didapuk menjadi algojo penalti berhasil menempatkan bola di pojok kanan Aditya Herlan. Skor 1-0 untuk PSS Sleman.
Tetapi, keunggulan ini tidak mampu bertahan lama, setelah menit ke-7, Barito Putera berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui tendangan Gavin Kwan.
Pemain bernomor 18 ini berhasil menyontek bola muntah dari Ega Rizky usai kemelut di depan gawang. Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir babak pertama usai.
PSS baru mampu mengubah kedudukan pada menit ke-52, melalui Yevhen Bokhasvhili.
Berawal dari bola muntah dari pemain Barito Putera, Dave Mustaine langsung mengirimkan umpan mendatar dan langsung diteruskan oleh Yevhen ke gawang Barito Putera. Skor 2-1 untuk keunggulan PSS Sleman.
Tertinggal donasi gol, membuat Barito Putera kembali menekan. Meski demikian, beberapa peluang dari Barito Putera mampu diantisipasi oleh lini belakang PSS Sleman.
Barito sendiri baru mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui Gavin Kwan. Gavin yang berdiri bebas berhasil mencocor bola usai terjadi kemelut di depan gawang Ega Rizky. Skor 2-2 sendiri bertahan hingga akhir babak kedua selesai.
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengaku bersyukur karena timnya mampu meraih satu poin di laga kali ini.
Meski belum sesuai target yakni meraih poin penuh di kandang, tetapi raihan satu poin dari Barito menjadi modal penting menghadapi Madura United, Rabu (31/7/2019).
"Kami syukuri raihan satu poin ini. Memang masih banyak yang harus kami perbaiki," kata Seto usai laga.
Perbaikan yang dimaksud Seto disini adalah di pertahanan. Sebab, selain punya pertahanan rapat, Barito Putera berhasil mencuri poin di Sleman setelah memanfaatkan kelemahan timnya.
"Dua gol tadi adalah bola rebound dan ini harus diingatkan kembali ke pemain," lanjut Seto.
Pelatih Barito Putera Yunan Helmi mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Sebab, meski sempat tertinggal, tetapi anak asuhnya mampu meraih poin di kandang PSS.
"Kami apresiasi penampilan pemain. Karena mereka mampu kerja keras dan menyamakan kedudukan," ucap Yunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JAMSTEC Jepang mengembangkan DeepLitterAI untuk mendeteksi dan menghitung sampah di dasar laut. Sistem ini bisa menganalisis rekaman hingga 3,1 kali lebih cepat
PVMBG memastikan erupsi Gunung Anak Krakatau tak berpotensi memicu tsunami. Masyarakat diminta tetap tenang dan waspada.
DPRD DIY menyoroti anggaran logistik bencana BPBD yang hanya Rp53 juta dan mendorong tambahan dana untuk penanganan bencana.
Pameran Harmoni di Tanggul Tirto menampilkan 30–40 foto untuk mengenalkan keragaman destinasi wisata Bantul di luar kawasan pantai.
Otorita IKN memperketat penanganan karhutla. Satu perusahaan disanksi dan satu terduga pelaku pembakaran dilaporkan ke aparat hukum.
Dentuman di Bandung disebut BMKG tak berkaitan dengan erupsi Anak Krakatau. Simak penjelasan soal gempa, skyquake, dan kemungkinan penyebabnya.