Madura United vs Bhayangkara FC: Misi Bangkit Tuan Rumah Diuji Tim Tamu
Madura United menjamu Bhayangkara FC pada pekan kelima Super League 2026/2027. Simak jadwal, kondisi kedua tim, dan misi tuan rumah bangkit.
Pesepak bola PSS Sleman Jajang Sukmara berebut bola dengan pesepak bola PSIS Septian David / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Keberhasilan PSIS kembali mengalahkan PSS Sleman dengan skor telak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (2/11/2019) sore, tidak lepas dari kedisiplinan Wallace Costa dan kawan-kawan. Pada laga pekan ke-26 tersebut, PSIS mampu meraih kemenangan 3-0 dari PSS Sleman.
Raihan kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor PSIS di Stadion Maguwoharjo, Sleman dari PSS Sleman. Sebelumya di putaran pertama, PSIS menang dengan skor telak 3-1, Rabu (17/7/2019) sore.
“Kunci dari kemenangan kali ini adalah penampilan anak-anak yang fight sejak awal babak pertama. Mereka sadar ada di zona berbahaya dan ada keinginan bangkit. Selain itu, mereka tidak memberikan kesempatan bagi PSS mengembangkan permainan. Saat kami memegang bola, kami langsung melakukan counter,” kata pelatih PSIS Semarang Bambang Nurdiansyah usai pertandingan.
Apa yang diungkapkan oleh Bambang ini hampir sejalan dengan pelatih PSIS Semarang sebelumnya, yakni Jafri Sastra. Sebelumnya, Jafri yang kini menangani PSMS Medan, kesuksesan timnya meraih kemenangan di kandang PSS Sleman dengan skor telak 3-1, Rabu (17/7/2019) sore, tidak lepas dari kedisplinan dan kerja keras pemain.
“Kami sudah katakan sejak awal akan bermain allout. Disiplin dan fokus. Anak-anak bisa menjalankan apa yang saya minta. Apa yang telah kami rencanakan selama empat hari berlatih bisa dijalankan dengan maksimal. Meski tidak 100 persen, tapi kami bisa dapatkan tiga poin di sini,” kata Jafri kala itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Madura United menjamu Bhayangkara FC pada pekan kelima Super League 2026/2027. Simak jadwal, kondisi kedua tim, dan misi tuan rumah bangkit.
Jorge Martin kembali memimpin klasemen MotoGP 2026 setelah finis ketiga di Mandalika. Ia unggul dua poin atas Marc Marquez dan menyoroti tekanan ban.
Mural pelajar Jogja dalam HUT ke-270 Kota Jogja mengangkat budaya, kebersihan sungai, dan persoalan sampah melalui karya penuh pesan.
Speedtest Global Index Agustus 2026 menempatkan Indonesia di peringkat ke-70 untuk internet mobile dan ke-113 untuk fixed broadband
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan peran pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran, mendampingi guru, dan menciptakan sekolah aman.
BGN menargetkan 5.000 SPPG melayani MBG secara prasmanan pada akhir 2026. Sistem ini diuji coba untuk melihat efektivitas dan manfaatnya.