Fitriani-Fadona Raih Perak Padel Putri Asian Games 2026
Fitriani/Fadona meraih perak padel putri Asian Games 2026 setelah kalah dari pasangan Jepang dengan skor 3-6, 4-6.
Penyerang Real Madrid Luka Jovic merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Osasuna, dalam pertandingan Liga Spanyol yang dimainkan di Santiago Bernabeu, Madrid, 25 September 2019/Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA - Luka Jovic, penyerang Real Madrid, mendapatkan berbagai kecaman akibat sikap abainya kepada protokol isolasi di Serbia.
Pasalnya, pemain berusia 22 tahun kedapatan berpesta ketika pulang kampung ke Serbia setelah Liga Spanyol dihentikan akibat pandemi virus corona (Covid - 19). Dia merayakan ulang tahun kekasihnya di jalanan Beograd.
Menyadari hal itu, Jovic pun meminta maaf karena mengabaikan instruksi isolasi di Serbia. Kendati begitu, dia juga mengklaim dirinya tidak mendapatkan instruksi-instruksi yang jelas.
"Pertama-tama, saya meminta maaf karena saya menjadi topik utama belakangan ini, dan saya menjadi pokok pemberitaan, bukannya pahlawan di masa krisis ini, yakni para dokter dan semua petugas medis profesional," tulis Jovic melalui akun Instagramnya.
Jovic mengatakan bahwa ia telah menjalani tes Covid - 19 di Spanyol dan hasilnya adalah negatif. Berdasarkan hasil itu, ia pulang ke Serbia untuk bertemu keluarganya, dengan seizin Real Madrid.
Dia kemudian kembali menjalani tes Covid - 19 di Serbia. Hasilnya lagi-lagi hasilnya negatif.
"Sangat disayangkan terdapat beberapa orang yang tidak melakukan pekerjaannya dengan profesional, dan tidak memberi instruksi-instruksi yang tepat perihal bagaimana bertindak saat mengisolasi diri sendiri kepada saya," tulis Jovic.
"Di Spanyol, saya diizinkan pergi ke apotek dan pasar swalayan saat saya perlu membeli barang-barang yang saya butuhkan, hal itu tidak terjadi di (Serbia) sini," tambahnya.
Pemain Serbia lainnya yang berkarier di luar negeri, Nikola Ninkovic, juga dilaporkan melanggar instruksi isolasi untuk mencegah penyebaran virus corona. Ninkovic merupakan pemain klub Serie B Italia Ascoli.
Sikap bengal para pemain itu membuat presiden Serbia Aleksandar Vucic naik pitam. Ia bahkan berjanji akan menahan para pemain yang membandel.
"Para pemuda itu adalah jutawan, maka mereka berpikir dapat melakukan segalanya. Tidak, Anda tidak dapat melakukan segalanya," kata Vucic pada konferensi pers.
"Semua orang akan dihukum dengan pantas, semua orang yang melanggar hukum. Hal termudah adalah menghukum mereka," janji Vucic.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Fitriani/Fadona meraih perak padel putri Asian Games 2026 setelah kalah dari pasangan Jepang dengan skor 3-6, 4-6.
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 karena kondisi jasad korban berubah. Pencarian 55 korban tetap dilanjutkan.
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.
Kementerian Pariwisata mencatat makanan lokal mulai langka dan 45% berpotensi punah. Sego golong hingga dawet sambel perlu dilestarikan.
Tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand telah terjual lebih dari 55 ribu kursi hingga Sabtu, 3 Oktober 2026.
Kekeringan membuat sekitar 255 hektare lahan pertanian di Prambanan tak ditanami. Petani khawatir gagal panen dan mengalami kerugian.