Euforia AI Berakhir, Pasar Saham China Anjlok 15 Persen
Pasar saham China anjlok 15 persen sepanjang 2026 akibat euforia AI yang meredup. Tencent dan Alibaba turun 29 persen. Cek penyebab dan dampaknya di sini.
Head Business Development Sembada Sirajudin Hasbi memperkenalkan jersey PSS Sleman terbaru di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (22/12/2019) sore. - Harian Jogja/Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Pabrikan apparel asal Sleman Sembada untuk sementara terpaksa menghentikan produksinya.
Langkah ini diambil menyusul lesunya penjualan jersey dan merchandise PSS Sleman karena merebaknya Covid-19.
"Memang ada produksi yang harus pending. Entah, situasi ini akan berakhir," kata Manajer Bisnis Sembada Hasbi Sirajudin, Jumat (27/3/2020).
Hasbi mengungkapkan, dengan penundaan kompetisi musim ini, cukup banyak menggerus usaha dari pihaknya untuk mendapatkan keuntungan. Sebab, meski dinilai cukup laku jersey terbaru PSS Sleman, namun penundaan kompetisi membuat jumlah jersey yang terjual tidak akan sama saat kompetisi berjalan.
Alhasil, Sembada memilih untuk tidak melanjutkan memroduksi jersey untuk sementara waktu.
"Jika terus dilakukan, artinya kami berjudi. Karena kompetisi akan kembali digelar kami juga belum tahu. Untuk itu kami sekarang hanya bisa melakukan efisiensi," ucap Sirajudin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar saham China anjlok 15 persen sepanjang 2026 akibat euforia AI yang meredup. Tencent dan Alibaba turun 29 persen. Cek penyebab dan dampaknya di sini.
Kemensos dan Sari Roti memberdayakan 417 penerima PKH di DIY dan Jateng menjadi penjual roti melalui program pelatihan dan pendampingan.
Wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan Bantul diimbau untuk mewaspadai keberadaan ubur-ubur saat bermain di kawasan tersebut.
Julian Quinones mencetak satu gol dan satu assist saat Meksiko menyingkirkan Ekuador dan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Vietnam mulai menerapkan denda hingga Rp34 juta bagi penyebar hoaks dan konten terlarang di media sosial mulai 1 Juli 2026.
Justin Bieber dikabarkan belum berencana menggelar tur untuk album Swag meski penampilannya di Coachella 2026 mencuri perhatian.