Advertisement
Manajemen PSS Sleman Akan Lebih Hati-Hati Soal Sponsor
Kerja sama PSS Sleman dengan Viral Blast - Instagram : @PSSleman
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN — Manajemen PSS Sleman memastikan lebih berhati-hati dalam menerima tawaran sponsor jelang kompetisi Liga 1 2022/2023. Sebab, manajemen skuat Super Elang Jawa (Elja) tidak ingin sponsor yang bekerja sama dengan PSS Sleman akan tersandung hukum, seperti Viral Blast Global.
“Ya, kami harus lebih hati-hati lagi. Kami tidak ingin seperti Viral Blast. Kami harus selektif, terutama terkait dengan sponsor yang berkaitan dengan money game,” kata Direktur Bisnis dan Marketing PT Putra Sleman Sembada (PSS), Yoni Arseto kepada Harianjogja.com, Sabtu (16/4/2022).
Advertisement
“Jika bisa, sponsornya yang jelas-jelas saja,” imbuh Yoni.
Sementara terkait dengan Viral Blast Global, pengusaha asal Sleman ini mengaku penandatanganan kerja sama antara PSS dengan Viral Blast dilakukan era kepemimpinan Marco Gracia Paulo sebagai Direktur Utama. Adapun nilai kontrak dari Viral Blast dengan PSS Sleman sekitar Rp1,2 miliar.
Terpisah, Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS) Andy Wardhana Putra mengakui jika pihaknya telah diperiksa terkait dengan penyidikan kasus penipuan investasi melalui aplikasi robot trading Viral Blast Global.
Sejauh ini manajemen skuat Super Elang Jawa diperiksa penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri dalam kapasitas sebagai saksi.
“Iya, benar kami sudah dimintai keterangan sebagai saksi. Untuk lebih tepatnya, bagian marketing yang dimintai keterangan,” terang Andywardhana Putra, kepada Harianjogja.com, Sabtu (16/4/2022).
Meski demikian, Andy mengaku sampai saat ini belum ada pembicaraan lebih lanjut dengan Bareskrim Polri. Termasuk mengenai kemungkinan pengembalian dana yang telah dikucurkan Viral Blast Global ke PSS Sleman pada kompetisi Liga 1 2020/2021.
“Belum ada pembicaraan ke arah tersebut. Dan soal itu [ kemungkinan pengembalian dana], nanti kita lihat perkembangannya,” jelas Andy.
Begitu juga saat disinggung mengenai besaran dana yang telah dikucurkan oleh Viral Blast Global ke PSS Sleman sebagai sponsor, Andy enggan mengungkapkan lebih rinci. “Soal itu, nanti saya cek di bagian marketing kemarin berapa,”papar Andy.
Sebelumnya, Kasubdit III Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Pol. Robertus Yohanses De Deo Tresna Eka Trimana menyebutkan, tiga klub sepak bola yang telah diminta keterangan tersebut ialah Persija Jakarta, PSS Sleman dan Madura United.
“Yang sudah dimintai keterangan dari Persija, PSS dan Madura United,” kata Robertus.
Ia menyebutkan, pemeriksaan terhadap ketiga agen klub sepak bola tersebut sama-sama terkait sponsorhip PT Trust Global Karya yang mengelola aplikasi robot trading Viral Blast Global, yang diduga berasal dari kejahatan investasi bodong.
Materi pemeriksaan semua terkait sponsorship Viral Blast kepada masing-masing klub. Yang dimintai keterangan dari agen masing-masing klub," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polda Jateng Kawal Ketat 224 Destinasi Wisata Selama Libur Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik, 15.287 Kendaraan Keluar DIY Via Gerbang Tol Purwomartani
- Lebaran, Pengunjung Candi Prambanan Capai 18.500 Orang Sehari
- Simpan Ini! Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 24 Maret 2026
- Jadwal KRL Keberangkatan dari Palur & Solo Balapan, Selasa 24 Maret
- Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo 24 Maret 2026, Cek di Sini
Advertisement
Advertisement







