Taeyang Kembali dengan Album Baru Quintessence di Hari Ulang Tahun
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
Aksi Brigata Curva Sud /Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN — Jadwal laga PSS Sleman melawan Barito Putera pada lanjutan Liga 1 2022/2023 di Stadion Maguwoharjo, Sleman dipastikan akan ada penyesuaian.
Sebab, laga yang dijadwalkan dihelat pada 12 Agustus 2022 dengan kick off 15.30 WIB tersebut berbenturan agenda Piala AFF U-16 2022.
Di mana, akan ada perebutan tempat ketiga Piala AFF U-16 2022 yang akan dimulai pukul 15.30 WIB dan dilanjutkan perebutan gelar juara alias partai final pukul 20.00 WIB.
Menanggapi hal tersebut, Media Officer PSS Sleman, Juan Tirta Abditama mengatakan, jika akan ada penyesuaian jadwal antara PSS Sleman melawan Barito Putera pada lanjutan Liga 1 2022/2023.
“Manajer tim menyampaikan akan ada penyesuaian jadwal tersebut untuk PSS. Ini dilakukan agar tidak terjadi bentrok jadwal,” katanya, Minggu (17/7/2022).
PSS Sleman akan memulai perjuangan mereka di Liga 1 2022/2023 menghadapi PSM Makasaar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada 23 Juli 2022. Sepekan kemudian, atau 31 Juli 2022, Piala AFF U-16 2022 mulai digulirkan di Stadion Sultan Agung Bantul dan Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.