Mobil Listrik Bisa Bikin Mabuk Perjalanan? Ini Penyebabnya
Studi ungkap mobil listrik lebih rentan picu mabuk perjalanan. Simak penyebab dari pengereman regeneratif hingga layar besar dan cara mengatasinya.
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro saat memimpin latihan perdana - Instagram : @PSSleman
Harianjogja.com, TANGERANG — Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro angkat bicara terkait dengan keputusannya bersama PSS Sleman. Padahal, usai dikalahkan Persebaya, mantan pelatih PSIM Jogja itu sempat memberikan sinyal mundur, menyusul kekalahan yang dialami oleh PSS Sleman sebanyak tiga kali di home.
“Apa yang Saya sampaikan usai pertandingan melawan Persebaya itu bentuk tanggung jawab Saya. Saya pikir dengan tiga kali menelan kekalahan di pertandingan di home, itu tidak baik bagi kami. Saya waktu itu memberikan pernyataan sebagai bentuk pertanggungjawaban secara individu,” kata Seto dalam prematch melawan Dewa United, Sabtu (3/9/2022).
“Saya sudah bicara dengan keluarga saya. Keluarga tetap support Saya bersama PSS. Harapannya, ke depan, Saya tetap bersama PSS. Harapannya, untuk semua stakeholder yang ada di PSS untuk saling support,” harap Seto.
Sebelumnya, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro memberi sinyal untuk mundur dari kursi kepelatihan, menyusul tiga kali kekalahan yang dialami oleh Bagus Nirwanto cs pada Liga 1 2022/2023.
Kali terakhir, PSS menelan kekalahan di kandang saat ditekuk Persebaya Surabaya 0-1 pada pekan ketujuh Liga 1 2022/2023 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (28/8/2022) malam. Satu gol Persebaya dicetak oleh Silvio Junior pada menit ke-26.
Sementara sebelumnya, PSS Sleman dikalahkan PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada laga perdana Liga 1 2022/2023 dengan skor 1-2, 23 Juli 2022. Setelah itu, PSS kembali menelan kekalahan di kandang, usai ditekuk Persib, 19 Agustus 2022 dengan skor 0-1.
"Saya mohon maaf kepada suporter, ini kekalahan ketiga di home. Ini tidak baik sama sekali. Entah ini karena ketidakberuntungan atau ada sesuatu yang lain yang membuat Maguwoharjo tidak seangker dulu," kata Seto usai pertandingan.
"Tentang hasil, saya yang tanggung jawab. Entah itu berlanjut di sini atau tidak, tunggu saja keputusannya dalam seminggu ke depan. Namun, bisa saja sebelum saya mengeluarkan statement, manajemen duluan yang mengeluarkan statement," lanjut Seto.
"Buat saya, semua dukungan berasal dari keluarga, yaitu anak dan istri saya. Jadi, kita tunggu saja, apakah akan mengakhiri atau tidak. Kalau saya masih bertugas lawan Dewa United [Minggu (4/9/2022)] dan hasilnya bagus, mungkin masih," jelas Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi ungkap mobil listrik lebih rentan picu mabuk perjalanan. Simak penyebab dari pengereman regeneratif hingga layar besar dan cara mengatasinya.
Pelajar Gunungkidul didorong melek politik, memahami etika demokrasi, serta menggunakan hak pilih secara bijak sebagai pemilih pemula.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Simak profil, pendidikan, karier, dan pandangan fiskalnya.
TPT lulusan D4-S3 di DIY mencapai 3,94% pada Mei 2026. Disnakertrans DIY menyoroti ketidaksesuaian kompetensi dan kebutuhan industri.
Pegadaian Championship 2026/27 resmi bergulir. Sebanyak 273 pertandingan akan disiarkan EMTEK Media melalui TV dan platform digital.
Kasus DBD Kota Jogja turun dari 233 menjadi 82 kasus hingga Agustus 2026. Dinkes memperkuat PSN 3M Plus jelang musim hujan.