Final Panas Lawan Thailand Jadi Ujian Harga Diri Garuda
Indonesia vs Thailand di final AFF Futsal 2026 jadi ajang pembuktian, Garuda bidik juara beruntun dan hapus stigma lama.
Kaesang Pangarep. /Ist-Instagram @kaesangp
Harianjogja.com, JAKARTA -- CEO Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, menggelar pertemuan dengan Direktur Utama Persis Solo, Kaesang Pangarep, membicarakan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.
Azrul Ananda dan Kaesang Pangarep berkunjung ke kantor Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Senin (24/10/2022).
Dalam pertemuan tersebut, Azrul mengatakan dirinya membahas beberapa hal dalam kaitannya sebagai anggota PSSI.
Azrul menegaskan, Persebaya dan Persis mencapai kesepakatan untuk mendesak terselenggaranya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.
"Kami sama-sama sepakat ingin ada perbaikan di sepak bola Indonesia. Jadi, dalam waktu dekat, akan sama-sama mengeluarkan surat dan statement," kata Azrul Ananda kepada awak media. Mantan CEO Grup Jawa Pos itu mengaku concern terhadap masa depan sepak bola Indonesia yang saat ini kompetisinya terhenti.
Pemerintah belum memberi izin kepada PSSI untuk menggulirkan kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 sebelum adanya kepengurusan PSSI yang baru. Satu-satunya cara untuk mengganti susunan pengurus PSSI adalah dengan menyelenggarakan KLB.
"Bagi kami yang utama adalah memang harus ada perbaikan. Kita setuju ini. Namun yang paling penting dan belum banyak dibicarakan ialah liga harus berjalan. Itu lebih urgent karena menyangkut pemain-pemain dan kelangsungan klub. Bukan hanya klub kami berdua, tetapi juga semua klub," kata Azrul.
Setali tiga uang, Kaesang Pangarep juga menginginkan perbaikan dalam kompetisi sepak bola Indonesia. Putra Presiden Republik Indonesia Joko Widodo itu juga mengaku telah menjalin komunikasi dengan beberapa klub Liga 1 selain Persebaya.
"Kami ingin perubahan untuk sepak bola lebih baik. Itu saja. Soal kapan liga bergulir, kita mengikuti saja. Cuma yang penting liga jauh lebih baik. Sudah ada komunikasi dengan beberapa klub, salah satunya Persebaya. Selain itu, Bali United sudah (berkomunikasi), RANS Nusantara FC, dan Barito Putera," ucap Kaesang.
PSSI sempat merencanakan kompetisi Liga 1 bergulir pada 25 November mendatang. Akan tetapi hingga saat ini belum ada rekomendasi pemerintah yang mengizinkan kompetisi sepak bola berjalan lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Kualitas udara Palembang masuk kategori tidak sehat akibat kabut asap karhutla. BMKG mencatat PM2.5 mencapai 69,5 µg/m³.
BMKG mengingatkan gelombang 1,25-2,5 meter di perairan utara RI akibat dampak tidak langsung Siklon Tropis ATSANI.
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.
BMKG mendeteksi 2.945 titik panas di Sumatra, dengan 491 titik berada di Riau. Asap karhutla mengganggu jarak pandang Pekanbaru.