Quartararo Pilih Honda untuk MotoGP 2027, Bukan Ducati. Kenapa?
Fabio Quartararo menjelaskan alasan memilih Honda untuk MotoGP 2027 meski Ducati masih menjadi salah satu kekuatan utama.
Pemain timnas U-20 Indonesia Hokky Caraka berebut bola dengan pemain timnas U-20 Prancis / PSSI
Harianjogja.com, JOGJA — Meski menang besar dengan skor 6-0 atas timnas U-20 Indonesia, pelatih Prancis U-20 Landry Chauvin mengaku belum puas dengan penampilan anak asuhnya. Chauvin melihat masih banyak kesalahan yang dibuat oleh skuat asuhannya.
BACA JUGA : Ditekuk Prancis 0-6, Pelatih Timnas U-20 Indonesia Nyatakan Timnya Kelelahan
"Kami memiliki tujuan ganda melawan blok [tim] rendah ini: Mempertajam kemampuan bola mati dan menarik mereka [lawan] keluar, dan untuk merebut bola setinggi dan secepat mungkin," kata Chauvin dikutip dari Foot National, Jumat (18/11/2022).
"Tim mampu melakukannya baik, bahkan jika para pemain muda kami kadang-kadang kurang konsisten, khususnya dalam persyaratan teknis," imbuhnya.
"Melalui TC kali ini kami dapat melihat wajah-wajah baru, para pemain yang menjalani sepak bola internasional pertama, dan pemain lainnya yang sudah lama tidak mencicipi jersey biru [Alexis Tibidi, Rocco Ascone, Obed Nkambadio]. Untuk Piala Dunia, kami membutuhkan grup yang lebih besar," ucap Chauvin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fabio Quartararo menjelaskan alasan memilih Honda untuk MotoGP 2027 meski Ducati masih menjadi salah satu kekuatan utama.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta 18 September 2026 dan disiapkan mendukung penanganan karhutla.
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.
Harga rumah di Jogja makin sulit dijangkau. REI DIY menyoroti kenaikan harga tanah dan material bangunan yang mencapai sekitar 25%.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menkeu menggantikan Purbaya. Keberlanjutan pembiayaan Kopdes menghadapi jatuh tempo Rp40 triliun.
Sebanyak 189.473 warga Sleman menerima MBG hingga 16 September 2026. Belum ada sekolah yang dicoret dari daftar penerima.