Advertisement
Tak Terima Kekalahan, Fans Prancis Ajukan Petisi Minta Ulangi Laga Final Piala Dunia 2022
Kylian Mbappe - FIFA
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Terhitung lebih dari 210.000 penggemar Prancis menandatangani petisi online di laman MesOpinions meminta FIFA agar mengulang laga final Piala Dunia 2022. Fans Les Bleus tampaknya masih belum menerima kenyataan akan kekalahan timnas mereka di Piala Dunia 2022.
Awal pemicu kontroversi ini ialah gol ketiga Argentina di laga final Piala Dunia 2022. Beberapa waktu lalu, media Prancis L'equipe menyatakan ada dua pemain cadangan masuk lapangan di saat gol milik Messi bahkan belum masuk ke dalam gawang pada menit ke-108 pada laga final Piala Dunia 2022.
Advertisement
Ditambah pula Lautaro Martinez berada di posisi offside namun VAR menampilkan Martinez sejajar dengan Raphael Varane alias onside. Media Prancis itu menilai gol ketiga tersebut itu harusnya dianulir oleh wasit Szymon Marciniak, sebab ketika ada pemain tambahan atau orang yang tidak terlibat pertandingan gol harus dibatalkan wasit.
Keputusannya itu membuat Marciniak mendapat banyak kritik. Geram, ia pun akhirnya angkat suara. Dalam sebuah konferensi pers pelatih asal Polandia itu mengeluarkan gawainya dan menunjukkan foto.
Jumlah petisi yang mencapai 210.000 itu menjadi salah satu dari 20 petisi yang paling banyak ditandatangani pada laman MesOpinions, kendati demikian petisi tersebut tidak dapat memaksa FIFA untuk menerima klaim mereka, lantaran ketidakjelasan kekuasaan hukum situs web tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pemkot Jogja Tegaskan Larangan Siswa Tanpa SIM Bawa Motor ke Sekolah
- Kirab HUT Sri Sultan HB X, Malioboro Ditutup Mulai Kamis Pagi
- Ramp Tol Jogja-Solo di Trihanggo Dikebut, Gerbang Tol Segera Dibangun
- Malioboro Ditutup saat Kirab HUT Sultan HB X, Ini Rute Pengalihan Arus
- CPNS Bantul 2026 Dibuka 100 Formasi, Ini Prioritasnya
Advertisement
Advertisement









