Advertisement

Arema FC Serahkan Penjadwalan Ulang Laga Lawan Borneo FC pada PT LIB

Jumali
Jum'at, 13 Januari 2023 - 07:37 WIB
Jumali
Arema FC Serahkan Penjadwalan Ulang Laga Lawan Borneo FC pada PT LIB Logo Liga 1 / Ist

Advertisement

Harianjogja.com, MALANG—Perubahan jadwal pertandingan melawan Borneo FC yang rencananya digelar di Stadion Jatidiri Semarang pada Minggu (15/1/2023) telah diterima oleh Arema FC.

BACA JUGA: Panser Biru Tolak Arema Berkandang di Semarang

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Manajemen tim Singo Edan menyerahkan penjadwalan ulang kepada PT LIB selaku operator kompetisi Liga 1.

“Arema FC menghargai (Keputusan penyelenggaraan pertandingan), kami istikomah, menyerahkan keputusan pada LIB untuk melakukan penjadwalan ulang untuk pertandingan pekan ke-18 antara Arema FC melawan Borneo FC,” ungkap Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi (PT AABBI), Tatang Dwi Arifianto pada Kamis sore (12/1/2022), dikutip dari laman resmi klub.

Menatap putaran kedua Liga 1 2022, Arema FC memang konsisten menjalani hukuman bahwa seluruh pertandingan kandang diselenggarakan di luar Malang dengan jarak minimal 250 km dari Stadion Kanjuruhan.

Terkait bagaimana nantinya hasil dari penjadwalan ulang yang dilakukan oleh PT LIB terkait venue pertandingan dan waktu pertandingan, Arema FC mengaku siap untuk menjalankan. “Pada prinsipnya Arema FC siap untuk bermain dimanapun pertandingan digelar,” tandas Tatang.

Sebagaimana diketahui, rencana Arema FC berkandang di Stadion Jatidiri, Semarang pada putaran kedua Liga 1 2022/2023 ditolak oleh suporter PSIS Semarang, Pasukan Suporter Semarang (Panser Biru).

Panser Biru menolak Arema FC berkandang di Stadion Jatidiri karena Arema FC dinilai tidak memiliki kepedulian bagi korban Tragedi Kanjuruhan.

"Aremania, korban dan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan sampai saat ini belum mendapatkan keadilan. Ini bentuk solidaritas, intinya kami menolak Arema FC berhomebase di Semarang. Monggo mereka berhombase di mana terserah. Pokoknya kalau di Semarang kami menolak keras," katanya, Rabu (11/1/2023).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Begini Cara Pangeran Arab Saudi Nikmati Kekayaan

News
| Senin, 06 Februari 2023, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Kunjungan Malioboro Meningkat, Oleh-oleh Bakpia Kukus Kebanjiran Pembeli

Wisata
| Senin, 06 Februari 2023, 10:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement