Bukan Cuma Selingkuh, Ini Pemicu Pasangan Berakhir
Penelitian selama beberapa dekade menemukan pola alasan perceraian, mulai dari kurangnya komitmen, perselingkuhan, konflik hingga masalah komunikasi.
PSIS Semarang vs Bhayangkara FC / Instagram: Bhayangkara FC
Harianjogja.com, SEMARANG—Pelatih Bhayangkara FC Widodo Cahyono Putro mengapresiasi kinerja timnya saat mengalahkan tuan rumah PSIS Semarang dengan skor 1-0 di Stadion Jatidiri, Semarang, pada laga tunda Liga 1 2022/2023, Senin (9/1/2023) sore.
BACA JUGA: Hari Ini Ada PSIS vs Bhayangkara FC
Adapun satu gol Bhayangkara FC dicetak oleh Kasim Botan pada menit ke-64 memanfaatkan serangan balik.
"Saja ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya kepada pemain kami dari babak pertama hingga akhir sehingga kami bisa mendapat hasil yang maksimal, yaitu tiga poin dan itu patut disyukuri," kata Widodo usai pertandingan.
"Tetapi kompetisi masih panjang, jadi terus bekerja keras karena saya yakin tim ini akan bangkit," imbuh pelatih asal Cilacap itu.
"Saya berharap di putaran kedua kali ini dengan adanya beberapa tambahan beberapa pemain, finishing ke depannya bisa lebih maksimal," harapnya.
Dengan tambahan tiga angka dari PSIS Semarang, Bhayangkara FC saat ini berada di peringkat ke-13 dengan 19 poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penelitian selama beberapa dekade menemukan pola alasan perceraian, mulai dari kurangnya komitmen, perselingkuhan, konflik hingga masalah komunikasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 6 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 6 September 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarif Rp8.000.
Berikut 12 mobil Jepang yang dikenal irit BBM di Indonesia, mulai dari Brio, Ayla, Sigra hingga Yaris Cross Hybrid dan Innova Zenix Hybrid.
Bappenas dan Dewan Pers memperkuat sinergi untuk membangun ekosistem pers BEJO’S sebagai mitra strategis pembangunan nasional.
Sejumlah reklame di Sleman ditutup karena belum membayar pajak. Penertiban sejak Juli 2026 mulai mendorong pemilik reklame melunasi kewajibannya.