Topan Dujuan Hantam Jepang, Hampir 2 Juta Warga Dievakuasi
Topan Dujuan menerjang Jepang, hampir 2 juta warga diperintahkan evakuasi. Puluhan ribu warga terdampak listrik padam dan layanan transportasi terganggu.
Timnas Indonesia di SEA Games 2023./JIBI-PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA—Timnas Indonesia di bawah pimpinan Indra Sjafri siap merebut medali emas cabang olahraga sepak bola pada SEA Games 2023. Terakhir kali mendapatkan kesempatan tersebut pada SEA Games 2019 Filipina.
Jika di Filipina harus berhadapan dengan Vietnam di partai puncak dan hanya puas dengan medali perak, kini Timnas Garuda Muda pada SEA Games 2023 Kamboja harus berhadapan dengan Thailand di Olympic Stadium Phnom Penh, Selasa pukul 19.30 WIB.
Laga ini memang pantas untuk ditunggu oleh pecinta sepak bola. Bagi Indonesia, momen ini bisa dijadikan untuk meredakan rasa haus emas kejuaraan dua tahunan itu, yang sudah tidak didapat selama 32 tahun. Terakhir kali diraih pada SEA Games 1991 Manila.
Sedangkan bagi Thailand, lolosnya ke final ini juga menjadi kesempatan untuk mengembalikan kejayaan setelah dalam dua edisi SEA Games gagal merebut emas. Tim yang berjuluk Gajah Perang muda ini terakhir kali merebut emas pada SEA Games 2017 Malaysia.
Baca juga: Pemuda Gunungkidul Tewas Tertembak Senjata Laras Panjang Briptu MK saat Berada di Panggung
Melihat kesempatan yang ada, Timnas U-22 Indonesia jelas tidak akan melepaskan peluang tersebut. Persiapan matang sudah dilakukan oleh tim asuhan Indra Sjafri itu sebelum menjalani laga puncak kejuaraan multievent dua tahunan itu.
"Kami sudah berkomitmen dengan para pemain, kami akan memberikan yang terbaik atau menjadi game terbaik kita," kata Indra Sjafri penuh semangat.
Demi meraih hasil maksimal, satu hari menjelang laga krusial ini Timnas Garuda Muda melakukan latihan tertutup di lapangan The Dream Visakha Training Camp Phnom Penh. Kondisi ini jelas digunakan untuk memantapkan strategi melawan Thailand.
Pada laga puncak yang sudah ditunggu-tunggu ini, Timnas Indonesia dipastikan tidak turun dengan kekuatan penuh karena ada satu pemain yang dipastikan absen yakni Pratama Arhan, yang menjadi kreator dua gol saat Indonesia menang 3-2 atas Vietnam di semifinal.
Pemain yang kini merumput di tim kasta kedua Liga Jepang itu harus absen karena mendapatkan kartu merah saat pertandingan semifinal SEA Games 2023, namun pelatih Indra Sjafri mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Menurut Indra Sjafri, 20 pemain termasuk Pratama Arhan merupakan pesepak bola terbaik Indonesia pada usianya. Dengan demikian pemain yang dibawa kemampuannya merata dan saat ini semuanya siap diturunkan saat melawan Thailand.
"Termasuk Pratama Arhan kondisinya bagus. Tapi secara regulasi dia tidak bisa main [kartu merah]. Jadi kita berkekuatan 19 pemain, yang semuanya siap diturunkan," tegas pelatih asal Sumatera Barat itu.
Sejumlah pemain Timnas Indonesia sudah siap mengisi posisi Pratama Arhan yang dikenal memiliki lemparan dalam jauh yang mematikan. Sebut saja nama Haykal Al Hafiz yang sudah menjadi tim inti saat melawan Kamboja di fase Grup A atau bisa mengandalkan Rio Fahmi yang juga tidak kalah jam terbangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Topan Dujuan menerjang Jepang, hampir 2 juta warga diperintahkan evakuasi. Puluhan ribu warga terdampak listrik padam dan layanan transportasi terganggu.
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
BDx mulai membangun data center AI 640 MW di Jatiluhur. Gedung pertama berkapasitas 120 MW ditargetkan beroperasi awal 2027.
Harga emas Antam hari ini turun Rp1.000 menjadi Rp2.627.000 per gram. Simak harga emas Antam 0,5 gram hingga 1.000 gram.
RUU Reforma Agraria disahkan DPR hari ini. Regulasi ini mengatur pembentukan LPRA yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
Mete Kaligayam, Semin, Gunungkidul, pernah diekspor ke Kanada pada 2016. Kini pemasarannya menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia.