Laga 72 Menit Berakhir, Yusuf Gagal ke Babak Utama Malaysia Masters
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
Francesco Bagnaia / Reuters- John Nazca
Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap Ducati Francesco Bagnaia dipastikan tetap tampil di MotoGP Italia di Sirkuit Mugello pada 9-11 Juni mendatang.
BACA JUGA: Ducati Pasangkan Bagnaia dengan Bastianini
Meskipun diketahui saat ini pembalap asal Italia itu mengalami cedera patah tulang parsial kecil usai insiden kecelakaan di MotoGP Prancis.
"Hal ini tidak akan menghalangi dirinya tampil di GP Italia mendatang," tulis pernyataan resmi Ducati, Selasa (24/5/2023).
Insiden kecelakaan di MotoGP Prancis terjadi saat Bagnaia dengan Maverick Vinales melakukan kontak. Di mana,Vinales melakukan manuver tapi waktunya kurang tepat.
"Sebenarnya semua bisa kami hindari. Akan tetapi, apa saja bisa terjadi di sirkuit," lanjut Bagnaia.
"Sekarang kami harus mempersiapkan semuanya untuk MotoGP Italia yang sebentar lagi dihelat," terang Bagnaia.
Bagnaia sendiri adalah juara MotoGP 2022. Pembalap berusia 26 tahun itu kini menjadi pemuncak klasemen sementara dengan 94 poin. Hanya saja, posisinya belum aman, sebab ada Marco Bezzecchi di posisi kedua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.