Arema FC Berebut Tiket Semifinal, Persib Bidik Sapu Bersih
Persaingan Grup A Piala Presiden 2026 memasuki laga penentuan. Arema FC memburu tiket semifinal saat menghadapi DPMM FC, sementara Persib Bandung membidik kemen
Hari Nur Yulianto / Instagram
Harianjogja.com, SEMARANG—PSIS Semarang mengistirahatkan nomor punggung 9 dan 22. Nomor punggung 9 adalah milik almarhum Erik Dwi, sementara nomor punggung 22 milik Hari Nur Yulianto.
BACA JUGA: Hari Nur Masih Tunggu Kejelasan di PSIS Semarang
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi di sela-sela laga PSIS Semarang kontra Phnom Penh Crown FC di Stadion Jati Diri, Semarang, Sabtu (24/6/2023) angkat bicara terkait keputusan tersebut. Yoyok Sukawi mengungkapkan jika keputusan PSIS mengistirahatkan dua nomor punggung tersebut sebagai bentuk penghormatan untuk kedua pemain.
Sebab, Erik Dwi dan Hari Nur Yulianto memiliki andil besar dalam membawa PSIS promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Sebagai penghormatan dedikasi mereka membawa PSIS promosi ke Liga 1 tahun 2017 lalu,” ungkap Yoyok Sukawi.
Pada kesempatan tersebut juga dikenalkan 3 jersey terbaru PSIS, baik kandang maupun tandang, skuat dan jajaran pelatih serta ofisial tim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persaingan Grup A Piala Presiden 2026 memasuki laga penentuan. Arema FC memburu tiket semifinal saat menghadapi DPMM FC, sementara Persib Bandung membidik kemen
Wakil Ketua Komisi X DPR RI My Esti Wijayati mendukung Sekolah Rakyat Kulonprogo, namun meminta pemerintah mematangkan perencanaan dan evaluasi pelaksanaannya.
Dino Patti Djalal meminta perubahan iklim menjadi prioritas utama dunia dan mendorong Indonesia mempercepat target 100 GW energi surya.
Indonesia mengirim 432 atlet untuk bertanding pada 35 cabang olahraga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Jepang.
OpenAI menyelidiki dugaan agen AI yang lolos pengawasan internal. Kasus serupa di Anthropic memicu desakan regulasi keamanan AI yang lebih ketat.
Maestro seni lukis Nasirun wafat di Bantul. Sahabat mengenang hari-hari terakhir, sosoknya yang rendah hati, dan tawa yang tak pernah hilang.