Parliamentary Threshold Masih Terus Dibahas, Bahlil Nilai 5% Angka Ideal
Bahlil Lahadalia menyebut parliamentary threshold ideal berada di angka 5%, meski pembahasan lintas partai belum menghasilkan keputusan final.
Ilustrasi Piala Dunia U-17./FIFA
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketum PSSI, Erick Thohir mengaku sedang memikirkan solusi terkait dengan bentroknya ajang Piala Dunia U-17 dan penyelenggaraan konser Coldplay di Tanah Air.
Indonesia resmi ditetapkan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 melalui keputusan bersama pada sidang FIFA Council yang digelar di Markas FIFA, Zurich, Swiss, Jumat (23/6/2023) petang.
Rencananya, FIFA akan mengagendakan turnamen Piala Dunia U-17 pada 10 November hingga 2 Desember 2023.
Permasalahan muncul karena Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dijadwalkan akan menggelar konser Coldplay pada 15 November 2023. Penyebabnya, Stadion Gelora Bung Karno juga sudah di-booking selama 12 hari, mulai 5-17 November 2023.
"Saya tidak bisa menyatakan apakah Coldplay itu mundur atau tetap, pasti itu yang harus kami carikan solusi. Kita duduk bersama mencari solusi. Karena dua-duanya event bagus untuk Indonesia. Jangan juga sentral ego, bahwa ini yang benar, yang lain harus ngalah. Tidak. Kami cari solusi," ujar Erick Thohir melalui Youtube PSSI TV, Minggu (25/6/2023).
BACA JUGA: PSSI: Liga 1 Tetap Berjalan Meski Ada Piala Dunia U-17
Lebih lanjut, Menteri BUMN itu menyebut akan menggunakan dua stadion lain sebagai venue Piala Dunia U-17 2023, yaitu Jakarta International Stadium (JIS) di Ancol, Jakarta Utara, dan Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya, Jawa Timur.
"Alamdulillah Indonesia juga punya lapangan yang besar sekarang, ada Gelora Bung Tomo, ada JIS, nanti kita lihat standarnya sesuai tidak. Kalau ada kekurangan, tentu kita harus samakan standarnya. Kalau ada opsi, jadi hal positif buat saya,” tuturnya.
Erick mengaku bahwa terus melakukan komunikasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta dengan Menteri terkait untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-17, termasuk dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno.
"Saya juga berkoordinasi dengan banyak Menteri, Pak Sandi saya WA (Whatsapp) jangan sampai nanti ada benturan yang seharusnya positif jadi negatif capek lah debat kusir gak ada solusi. Jadi saya WA, beliau juga mendukung nanti tinggal bagaimana konteksnya kita mencari solusi," katanya.
Kendati demikian, dia mengaku berharap bahwa ke depan ketika ajang FIFA Matchday, lapangan utama tim nasional (timnas) Indonesia Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, harus siap untuk digunakan. "Saya harap memang, ketika ada FIFA Matchday, saya berharap ke depan, lapangan utama timnas harus siap. Karena itu kalender resmi. Ini saja yang saya mohon," pungkas Erick.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Bahlil Lahadalia menyebut parliamentary threshold ideal berada di angka 5%, meski pembahasan lintas partai belum menghasilkan keputusan final.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.