27.489 SPPG MBG Diawasi Ketat, BGN Perkuat Sistem
BGN memperketat pengawasan keamanan pangan MBG di 27.489 SPPG, mulai dari persiapan bahan hingga pemeriksaan makanan sebelum dikonsumsi siswa.
Ilustrasi Piala Dunia U-17./FIFA
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketum PSSI, Erick Thohir mengaku sedang memikirkan solusi terkait dengan bentroknya ajang Piala Dunia U-17 dan penyelenggaraan konser Coldplay di Tanah Air.
Indonesia resmi ditetapkan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 melalui keputusan bersama pada sidang FIFA Council yang digelar di Markas FIFA, Zurich, Swiss, Jumat (23/6/2023) petang.
Rencananya, FIFA akan mengagendakan turnamen Piala Dunia U-17 pada 10 November hingga 2 Desember 2023.
Permasalahan muncul karena Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dijadwalkan akan menggelar konser Coldplay pada 15 November 2023. Penyebabnya, Stadion Gelora Bung Karno juga sudah di-booking selama 12 hari, mulai 5-17 November 2023.
"Saya tidak bisa menyatakan apakah Coldplay itu mundur atau tetap, pasti itu yang harus kami carikan solusi. Kita duduk bersama mencari solusi. Karena dua-duanya event bagus untuk Indonesia. Jangan juga sentral ego, bahwa ini yang benar, yang lain harus ngalah. Tidak. Kami cari solusi," ujar Erick Thohir melalui Youtube PSSI TV, Minggu (25/6/2023).
BACA JUGA: PSSI: Liga 1 Tetap Berjalan Meski Ada Piala Dunia U-17
Lebih lanjut, Menteri BUMN itu menyebut akan menggunakan dua stadion lain sebagai venue Piala Dunia U-17 2023, yaitu Jakarta International Stadium (JIS) di Ancol, Jakarta Utara, dan Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya, Jawa Timur.
"Alamdulillah Indonesia juga punya lapangan yang besar sekarang, ada Gelora Bung Tomo, ada JIS, nanti kita lihat standarnya sesuai tidak. Kalau ada kekurangan, tentu kita harus samakan standarnya. Kalau ada opsi, jadi hal positif buat saya,” tuturnya.
Erick mengaku bahwa terus melakukan komunikasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta dengan Menteri terkait untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-17, termasuk dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno.
"Saya juga berkoordinasi dengan banyak Menteri, Pak Sandi saya WA (Whatsapp) jangan sampai nanti ada benturan yang seharusnya positif jadi negatif capek lah debat kusir gak ada solusi. Jadi saya WA, beliau juga mendukung nanti tinggal bagaimana konteksnya kita mencari solusi," katanya.
Kendati demikian, dia mengaku berharap bahwa ke depan ketika ajang FIFA Matchday, lapangan utama tim nasional (timnas) Indonesia Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, harus siap untuk digunakan. "Saya harap memang, ketika ada FIFA Matchday, saya berharap ke depan, lapangan utama timnas harus siap. Karena itu kalender resmi. Ini saja yang saya mohon," pungkas Erick.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
BGN memperketat pengawasan keamanan pangan MBG di 27.489 SPPG, mulai dari persiapan bahan hingga pemeriksaan makanan sebelum dikonsumsi siswa.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Menkeu Purbaya menegaskan tak ada pajak baru khusus rumah kontrakan. Penghasilan sewa properti tetap menjadi objek PPh sesuai aturan.
Daftar harga HP ZTE terbaru 2026 mulai Rp999.000, dari Blade A35, Blade A72 hingga Nubia V60 lengkap dengan spesifikasinya