Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Ditahan Singapura 1-1
Timnas Indonesia gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2026 setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura. Garuda dominan, tetapi gol Ilhan Fandi memastikan t
Ilustrasi Piala Dunia U-17./FIFA
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas U-17 Indonesia sejauh menempati pot 1 dalam daftar pembagian pot Piala Dunia U-17 2023. Garuda muda menempati pot pertama karena berstatus tuan rumah Piala Dunia U-17 2023. Nantinya, timnas Indonesia akan tergabung bersama Brasil, Meksiko, Prancis, Spanyol dan Jerman.
BACA JUGA: Seleksi Pemain Timnas U-17 Digelar di 9 Kota
Sejauh ini sudah ada 24 tim yang dipastikan lolos ke putaran final Piala Dunia U-17 2023. Nantinya, seluruh peserta terbagi ke dalam empat pot dan akan diundi ke dalam enam grup yang terdiri dari empat tim. Adapun jadwal drawing fase grup Piala Dunia U-17 2023 bakal digelar di Jakarta pada Agustus 2023 mendatang.
Berikut Daftar Pembagian Pot Piala Dunia U-17 2023:
Pot 1: Indonesia, Brasil, Meksiko, Prancis, Spanyol, Jerman
Pot 2: Mali, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Argentina, Ekuador
Pot 3: Selandia Baru, Uzbekistan, Amerika Serikat, Iran, Senegal, Maroko
Pot 4: Kanada, Panama, Venezuela, Polandia, Burkina Faso, Kaledonia Baru
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas Indonesia gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2026 setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura. Garuda dominan, tetapi gol Ilhan Fandi memastikan t
Pemkab Bantul membebaskan BPHTB bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang membeli rumah subsidi pertama. Kebijakan ini membantu meringankan biaya kepemilikan r
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Festival Kethoprak DIY 2026 resmi digelar di Alun-Alun Sewandanan Pura Pakualaman Yogyakarta, Jumat (7/8/2026)
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 8 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Kadin Sleman menilai tantangan UMKM semakin kompleks. Pelaku usaha didorong memperkuat inovasi, digitalisasi, legalitas, dan tata kelola untuk meningkatkan daya