Gunungkidul Genjot Aksi Bergizi, Targetkan Generasi Bebas Stunting
Gunungkidul perkuat Aksi Bergizi di sekolah. Remaja putri jadi fokus cegah anemia dan stunting.
Sejumlah pemain PSIM Jogja saat menggelar latihan perdana di Stadion Mandala Krida, Sabtu (1/7/2023)./Istimewa-PSIM
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM Jogja, Kas Hartadi menyebut kondisi fisik pemain akan menjadi fokus utamanya dalam beberapa pekan ke depan menjelang bergulirnya pertandingan pramusim Liga 2 akhir Juli ini.
Hal itu diungkapkan juru taktik asal Solo tersebut saat menggelar latihan perdana bersama skuad PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida, Sabtu (1/7/1023).
Dalam latihan itu sebanyak 26 pemain diikutsertakan. Para pemain melakukan sesi small side game dan diakhiri dengan pertandingan lapangan penuh. Pada kesempatan ini ribuan suporter PSIM Jogja juga hadir langsung memberikan dukungan kepada tim kebanggaannya. "Saya sangat antusias ya, itu bisa jadi motivasi dengan dukungan fans yang banyak seperti ini," ujarnya.
BACA JUGA: Resmi, Wahyu Tri Nugroho dan Bryan Cesar Perkuat PSIM Jogja di Liga 2 2023/2024
Kas menyebut, di latihan perdana ini dirinya melihat secara fisik kondisi pemain cukup terjaga meski kompetisi sudah berhenti cukup lama. Hanya saja dengan rentang waktu menjelang pramusim yang cukup dekat ia mengaku akan fokus dalam meningkatkan kondisi fisik para pemain agar siap menghadapi kompetisi.
"Persiapan hanya dua pekan karena pekan ketiga sudah pramusim. PR saya harus meningkatkan kondisi fisik pastinya, kecepatan, kekuatan pemain itu saja, skil bagus semua," ujarnya.
"Kami akan melakukan game internal dulu saja untuk menaikkan fisik pemain di dua minggu ini, nanti setelah dua pekan baru cari pertandingan satu kali," jelasnya.
Gelandang senior PSIM Jogja, Hariono yang baru direkrut musim ini mengaku punya tugas penting untuk membimbing pemain muda Laskar Mataram agar lebih berkembang ke depannya. Dia berharap dapat dengan cepat beradaptasi dengan tim dan membantu target lolos ke Liga 1 musim depan. “Harapannya ke depan saya juga lebih cepat adaptasi dan chemistry bisa terbangun dengan cepat. Selain itu bisa mengayomi anak-anak muda untuk bisa berkembang,” ucap pemain berusia 37 tahun itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perkuat Aksi Bergizi di sekolah. Remaja putri jadi fokus cegah anemia dan stunting.
Kejagung memastikan motor listrik dalam kasus korupsi MBG tidak disita. Penyidik hanya ambil sampel meski ada dugaan mark up.
KPK mengungkap kasus pemerasan izin tinggal WNA sejak 2022–2026. Wamen Silmy Karim dan sejumlah pejabat Imigrasi jadi tersangka.
Proyek PSEL Semarang Rp3 triliun diminati 85 investor. Sampah diolah jadi listrik, dorong ekonomi hijau dan investasi.
Kejagung terus menggeledah sejumlah lokasi terkait kasus korupsi program MBG 2025–2026 di BGN. Tiga mantan pejabat telah jadi tersangka.
Guru Besar UI menegaskan pentingnya pengawasan berbasis risiko dalam penjualan obat di minimarket demi mencegah penyalahgunaan.