Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Penjaga gawang tim nasional Indonesia U-17 Ikram Al Giffari (IST)
Harianjogja.com, SURABAYA—Sempat mengalami sakit di bagian lutut, penjaga gawang tim nasional Indonesia U-17 Ikram Al Giffari menjadi pemain terbaik dalam pertandingan Piala Dunia U-17 melawan Ekuador yang berakhir imbang 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Jumat (10/11/2023).
“Alhamdulillah, sangat bersyukur ini berkat kerja sama tim. Teman-teman main bagus, kerja keras tanpa lelah walaupun jatuh bangkit lagi tim ini. Kami akan berjuang lebih baik lagi dan berjuang meraih kemenangan,” kata Ikram.
Ikram menjelaskan meski pada pertengahan babak kedua sempat mengeluh sakit pada bagian lututnya, tetap berusaha menguatkan diri untuk terus berjuang hingga akhir laga.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17: Tahan Imbang Ekuador Jadi Modal Hadapi Panama
Selain itu, lanjutnya, gempuran serangan Ekuador membuat penjaga gawang asal Sumatera Barat tersebut semakin menunjukkan kualitasnya.
Tercatat, dirinya melakukan empat penyelamatan sepanjang laga sehingga kedua tim harus puas berbagi angka.
“Kami sebenarnya bermain dengan empat bek, tapi gelandang bertahan turun ke belakang saat tim diserang. Saya suruh dia lebih ke dalam, jadi agak susah dilewati lawan,” ucapnya.
Baca Juga: Piala Dunia U-17, Indonesia vs Ekuador, Susunan Pemain dan Link Streaming
Terpilihnya Ikram Al Giffari sebagai penjaga gawang utama timnas Indonesia U-17 pada laga melawan Ekuador menarik perhatian publik karena sebelumnya ia bukan menjadi opsi utama.
Bima Sakti saat itu, lebih percaya pada sosok Andrika Fathir yang menjadi salah satu pahlawan timnas Indonesia U-16 saat menjadi juara Piala AFF U-16 2022.
Namun, di sepanjang pemusatan latihan di Jerman, Ikram Al Giffari sepertinya dinilai memiliki perkembangan yang lebih baik ketimbang Andrika.
Baca Juga: Piala Dunia U-17, Indonesia Berbagi Poin dengan Ekuador
Pada laga perdana tersebut, gol Indonesia dicetak oleh Arkhan Kaka pada menit ke-22. Sementara gol Ekuador dicetak oleh Allen Obando pada menit ke-28.
Dari hasil pertandingan tersebut, Indonesia berada di peringkat ketiga dengan raihan satu poin. Sementara, Ekuador menempati posisi kedua dengan poin sama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.
Pedro Acosta tercepat di tes MotoGP Catalunya 2026. Sesi kedua dibatalkan karena hujan, Jorge Martin mengalami crash.