Dinkes Bantul Pastikan Belum Ada Temuan Influenza A di Bumi Projotamansari
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Pemain U21 PSIM Jogja Krisna Sulistia (kanan) merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Perserang Serang dalam pertandingan lanjutan Liga 2 2023 di Stadion Mandala Krida, Minggu (19/11/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Penampilan wonderkid PSIM Jogja, Krisna Sulistia di laga debutnya saat menghadapi Perserang Serang di Stadion Mandala Krida, Minggu (19/11/2023) mencuri perhatian Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi.
Di laga tersebut pemain berstatus pinjaman dari Persikabo 1973 itu berhasil mencetak satu-satunya gol untuk kemenangan Laskar Mataram.
Krisna resmi berseragam PSIM sejak bursa transfer paruh musim dibuka. Di laga melawan PSKC Cimahi, dia hanya masuk di Daftar Susunan Pemain (DSP) tetapi tidak diturunkan oleh Kas Hartadi.
Sementara saat melawan Perserang, pemain jebolan Garuda Select itu diturunkan sejak menit pertama dan mampu membuktikan kualitasnya.
Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi mengatakan, Krisna bermain cukup bagus di laga debutnya itu. Dipasang di sayap kiri permainannya memang tidak terlalu mencolok.
Dia terlihat belum mampu merangsek ke lini pertahanan dan mengirim umpan ciamik ke lini depan. Akan tetapi kreativitasnya dalam mencari posisi patut diapresiasi. "Debut Krisna cukup mengesankan bisa cetak satu gol di laga perdananya," kata Kas Hartadi dalam jumpa pers seusai laga.
Meski bermain cukup disiplin, pemain berusia 17 tahun itu harus ditarik keluar di babak kedua digantikan oleh Arya Gerryan. Kas Hartadi mengatakan, baginya pemain U21 cukup hanya bermain 45 menit saja sesuai aturan dari Liga 2.
Setelahnya pemain yang lebih siap harus dimasukkan guna membuat permainan lebih optimal. "Untuk Krisna dia kan U21, waktunya tetap saya kasih 45 menit," jelasnya.
BACA JUGA: Hasil PSIM Jogja vs Perserang: Skor 1-0, Laskar Mataram Meneruskan Tren Positif
Krisna mengatakan dirinya cukup bangga dengan gol debutnya di Liga 2 musim ini. "Pertandingan hari ini semua kerja keras, ngotot, dan ada komunikasi, sehingga kita bisa menang dan meraih tiga poin. Perasaan saya lumayan bangga, bisa membuat ke depan semakin termotivasi untuk berbuat lebih baik lagi," katanya.
Krisna berambisi untuk membawa Laskar Mataram bisa promosi ke Liga 1 musim berikutnya. Meski berstatus sebagai pemain pinjaman dia mengaku akan tetap berjuang dengan sejumlah koleganya untuk menembus target Laskar Mataram lolos ke kompetisi tertinggi Indonesia musim depan. "Target saya tetap untuk PSIM bisa lolos ke Liga 1 musim depan. Pemain akan kerja keras untuk mewujudkan hal itu," ucap pemain kelahiran Pati tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
MK menyatakan permohonan sengketa syarat pendidikan Gibran tak dapat diterima. Mahkamah juga tak menemukan bukti ijazah setara SMA.
Kemlu RI mengungkap diplomasi tertutup membebaskan empat ABK WNI yang disandera perompak Somalia selama lima bulan sebelum dipulangkan ke Indonesia.
WJNC 2026 digelar hari ini di Malioboro dan Titik Nol. Simak rekayasa lalu lintas serta lokasi parkir resmi selama acara.
Inggris menang 3-0 atas Republik Ceko di Grup A3 UEFA Nations League. Harry Kane mencetak dua gol dan Inggris naik ke posisi kedua.
HCC mendorong masyarakat memanfaatkan CKG di tengah penyesuaian anggaran. Studi HCC menemukan hampir 60 persen anak muda memilih swadiagnosis.