Lelang Cabai Digital Bantu Petani Bantul Hindari Harga Tengkulak
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Penyerang PSIM Jogja merayakan gol yang dicetaknya ke gawang SPFC dalam laga perdana babak 12 besar Liga 2 di Stadion H. Agus Salim pada Sabtu (6/1/2024) malam. - ist - PSIM Jogja
Harianjogja.com, PADANG—Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi mengaku puas dengan performa timnya yang bekerja keras dan mampu membawa pulang satu poin dari kandang lawan. Dalam laga yang digelar di Stadion H. Agus Salim itu kedua tim bermain sama kuat dengan skor 1-1.
"Pertandingan tadi memang ketat saling jual beli serangan, tadi saya instruksikan ke pemain agar main sabar, compact defence dan kita bisa mencuri poin itu sudah bagus," kata Kas, Sabtu (6/1/2024).
Mantan juru taktik Sriwijaya FC itu mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Kas juga mengapresiasi performa Hariono dan kolega yang mati-matian berjuang di laga ini. Menurutnya, satu poin di kandang lawan sudah cukup bagi Laskar Mataram untuk modal menghadapi laga selanjutnya di babak 12 besar.
BACA JUGA : SPFC vs PSIM Jogja, Prediksi, Head to Head, dan Peluang Laga Perdana Babak 12 Besar
"Ya tadi kita memang kecolongan di set piece makanya mereka bisa cetak gol, yang penting saya juga sudah bisa membobol Semen Padang, kemarin kalian tanya kan susah sekali membobol Semen Padang dan terbukti meskipun kita ga bisa tiga poin tapi satu poin saya sudah terima kasih kepada pemain dengan kerja kerasnya," ujarnya.
Menurut Kas, di laga ini dirinya memang menerapkan skema compact defence dan meminta pemainnya agar sabar menghadapi tekanan tim lawan. "Pertama saya bilang ke pemain kita butuh mental, kedua saya bilang harus menerapkan compact defence kuat dan jangan panik, kita main enjoy saja," katanya.
Di babak kedua dia juga mengakui tekanan yang dilancarkan tim lawan dilaksanakan terus menerus. "Di babak kedua kita memang melihat Semen Padang pakai dua striker dan terus menggempur tapi saya bilang ke pemain kita harus compact defence kuat," ungkapnya.
Cuaca yang kurang mendukung selama pertandingan berlangsung juga tidak terlalu soal bagi pelatih asal Surakarta itu. "Cuaca memang lain, Jogja panas terus ya, di sini kita sejak datang sudah hujan terus istilahnya kita yang penting semua pemain mau kerja keras. Saya sudah tekankan main bola itu seni tapi harusnya tanggung jawab untuk disiplin menjalankan taktik," katanya.
BACA JUGA : Babak 12 Besar Liga 2, PSIM Jogja Bermain Imbang Lawan Semen Padang
Sementara Sukarja yang menjadi pencetak gol tim tamu di laga ini mengaku bersyukur dengan raihan satu poin di kandang lawan. "Tentu dengan laga tadi kita bersyukur dengan satu poin berkat kerja keras tim dan semua pemain. Dengan saya mencetak gol saya juga bersyukur bisa membantu tim meraih satu poin," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Survei Pew menunjukkan pandangan warga Indonesia soal media sosial dan demokrasi berubah. Penilaian buruk naik dari 24% menjadi 43%.
Jadwal MotoGP Jepang 2026, Bagnaia harus melalui Q1. Cek jam FP2, Q1, Q2, Sprint, dan balapan utama di Motegi.
Ferran Torres meninggalkan Timnas Spanyol karena cedera pergelangan kaki. Carlos Espi dipanggil untuk laga Nations League.
HP hilang di kereta? Segera kunci perangkat, lacak lokasi, amankan akun, hubungi operator, dan hapus data jika diperlukan.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja