Penyu Mati Terdampar di Pantai Parangkusumo Bantul
Seekor penyu mati ditemukan terdampar di Pantai Parangkusumo Bantul. Bangkai satwa dilindungi itu sudah membusuk dan langsung dikubur petugas.
Skuad PSIM Jogja menjalani latihan persiapan jelang menghadapi PSMS Medan pada Jumat (12/1/2024) mendatang. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Skuad PSIM Jogja sudah mulai bersiap menghadapi laga selanjutnya di babak 12 besar melawan PSMS Medan yang dijadwalkan Jumat (12/1/2024) mendatang. Setelah hasil imbang kontra Semen Padang FC, Hariono dan kolega mulai menjalani latihan rutin dan evaluasi laga sebelumnya.
Pelatih kepala PSIM Jogja Kas Hartadi mengatakan, dalam latihan perdana menjelang menghadapi skuad Ayam Kinantan, julukan PSMS Medan dirinya akan mengevaluasi lini belakang tim untuk mengantisipasi bola set piece atau peluang dari bola mati.
BACA JUGA :Babak 12 Besar Liga 2, PSIM Jogja Bermain Imbang Lawan Semen Padang
Bukan tanpa sebab, di laga sebelumnya kontra Semen Padang kemenangan Laskar Mataram di kandang lawan harus buyar setelah Kabau Sirah mampu menyamakan kedudukan lewat skema tendangan sudut. Menurut Kas anak asuhnya harus mampu belajar dari laga tersebut.
“Kami belajar dari bola-bola set piece [taktik bola mati] saja. Kemarin kita kecolongan di bola set piece, di tendangan sudut. Jadi evaluasinya di set piece saja,” kata mantan pelatih Sriwijaya FC itu, Selasa (9/1/2024).
Di laga melawan PSMS, Hariono dan kolega harus mampu mengamankan tiga poin di kandang sendiri jika ingin menjaga asa lolos ke semi final. Hasil positif akan membuat posisi Laskar Mataram di klasemen sementara terdongkrak. Kemenangan di kandang sendiri tentu bukan hal yang sulit apalagi fullback pinjaman mereka dari Persis Solo Samuel sudah bisa dimainkan di laga itu.
BACA JUGA : PSIM Boyong 26 Pemain ke Padang
Semula, PSIM dijadwalkan bertemu dengan PSMS Medan pada Kamis, 11 Januari 2024. Namun pada akhirnya jadwal diundur menjadi hari Jumat, keesokan harinya. Perubahan jadwal ini bagi Kas merupakan sebuah keuntungan. Baginya, dengan mundurnya pertandingan bisa menjadi tambahan waktu untuk persiapan.
“Keuntungan bagi kita, karena kalau kita tetap bermain di tanggal 11, kan terlalu mepet. Kita habis perjalanan jauh, harus recovery. Ada keuntungan lah diundur satu hari ini. Sebenarnya untuk tim lain juga sama, bukan tim kita saja,” ujar Kas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seekor penyu mati ditemukan terdampar di Pantai Parangkusumo Bantul. Bangkai satwa dilindungi itu sudah membusuk dan langsung dikubur petugas.
Relokasi SDN Nglarang Sleman dimulai dengan pengurukan lahan hingga September. Sekolah terdampak proyek Tol Jogja-Solo.
Polemik ibadah di Bantul dimediasi polisi. Sultan minta warga jaga toleransi dan tidak terprovokasi isu.
Mahkamah Agung kurangi vonis Zaini Arony jadi 5 tahun penjara dalam kasus korupsi LCC. Ini rincian amar putusan kasasi.
DPRD Jogja soroti klitih yang berulang. Pemkot diminta kaji akar masalah remaja, tak hanya penindakan hukum.
Daftar lokasi Salat Iduladha 1447 H Muhammadiyah DIY tersebar di ribuan titik. Cek sebagian lokasi di Bantul, Sleman, dan Jogja.