PSS Sleman Bedah Kekuatan dan Kelemahan Borneo FC, Huistra Waspadai Perubahan Skuad
Pieter Huistra mengaku telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Borneo FC jelang laga PSS Sleman pada pekan ketujuh Super League.
Penyerang PSS Sleman, Irvan Mofu saat berlatih bersama PSS Sleman./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN -- Menjelang bergulirnya Pegadaian Championship 2025/26, pemain PSS Sleman dalam motivasi tinggi untuk mengarungi kompetisi. Tak terkecuali Irvan Yunus Mofu, rekrutan anyar PSS yang ingin memberikan penampilan terbaiknya bagi Super Elja.
Bagi Mofu musim baru menjadi kesempatan yang luas untuk memberikan kontribusi terbaik bagi tim. Namun, Mofu harus bersaing dengan sejumlah penyerang lain yang ada di PSS Sleman.
Di gelaran Pegadaian Championship 2025/26, skuad Laskar Sembada mempunyai dua ujung tombak yakni Irvan Mofu dan Gustavo Tocantins. Dalam sejumlah laga pramusim yang telah dilakoni, tercatat Gustavo Tocantins kerap diturunkan sebagai starting line-up.
Pemain bernomor punggung 88 di skuad Super Elja itu menyatakan bahwa persaingan memperebutkan kesempatan bermain reguler menjadi hal wajar dalam sebuah klub sepak bola. Situasi ini justru menjadi motivasi tersendiri bagi pemain asal Manokwari tersebut agar bisa terus berkembang dan memberikan kemampuan maksimal untuk tim.
BACA JUGA: Spanyol Hajar Turki 0-6, Ini Kata Pelatih Luis de la Fuente
"Persaingan sudah biasa saya lakukan di sepak bola dengan siapa saja termasuk legiun asing," kata Mofu pada hari Rabu (10/9/2025) pagi di mess pemain.
Mofu melanjutkan jika hal yang terpenting saat ini ialah untuk selalu siap kapanpun saat dibutuhkan tin. Di level sepak bola profesional ketatnya persaingan di dalam interaksi tim tak bisa dihindarkan. Sehingga Mofu pun harus siap ketika bermain sebagai starting line-up atau bermain dari bangku pergantian.
"Hal terpenting, yaitu harus selalu siap kapanpun pelatih meminta saya bermain. Jadi tugas saya melakukan yang terbaik saat sesi latihan maupun pada saat bermain," tegasnya.
"Bermain berapa menit pun saya akan selalu siap terus," imbuhnya.
Mofu meyakini usaha kerasnya dalam meningkatkan penampilan di setiap sesi latihan menjadi poin positif bagi dirinya. Dia percaya bahwa di bawah besutan tim pelatih Super Elja dirinya bisa mengembalikan produktivitas golnya seperti saat membela Persipal Palu.
Di sisi lain, secara pribadi Mofu bertekad kuat membawa PSS Sleman kembali ke kompetisi level tertinggi sepak bola Indonesia. Bagi dia hal ini juga berdampak positif bagi karir sepak bolanya.
"Jika saya bisa berkontribusi lebih kepada PSS, hal itu bagus buat karir saya selanjutnya," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra mengaku telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Borneo FC jelang laga PSS Sleman pada pekan ketujuh Super League.
Sebanyak 168 atlet mengikuti Kejurkot Sepatu Roda Kota Jogja 2026. Ajang ini menjadi sarana pembinaan dan penjaringan bibit unggul.
Raffi Ahmad meminta maaf setelah menghadiri acara Sumpah Pemuda Polda Metro Jaya yang menuai sorotan dan menjadi perbincangan warganet.
Pemda DIY memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk deteksi dini, pemerataan layanan, dan penghapusan stigma terhadap kesehatan jiwa.
Mentan Amran menyebut ketersediaan beras Indonesia mencapai 25 juta ton saat 33 negara menyiapkan persediaan pangan untuk kondisi darurat.
Jogja Photo Art Experience menghadirkan 168 karya dari 45 pameris dalam tujuh ruang instalasi seni di Jogja City Mall hingga 31 Desember 2026.