Vaksin Ebola Bundibugyo Masuk Uji Klinis Fase 1 di Oxford
Universitas Oxford memulai uji klinis fase 1 vaksin Ebola Bundibugyo yang dikembangkan dalam 57 hari sejak wabah dinyatakan.
Lifter Indonesia Rizki Juniansyah berpose dengan medali emasnya usai upacara pengalungan medali kelas 73 kg putra Olimpiade Paris 2024 di South Paris Arena, Paris, Prancis, Kamis (8/8/2024)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Pundi-pundi medali emas kontingen Indonesia bertambah di ajang Olimpiade Paris 2024. Setelah sebelumnya panjat tebing, kali ini angkat berat melalui atletnya, Rizki Juniansyah yang turun di kelas 73 kilogram sukses menyumbangkan emas kedua untuk Indonesia di olimpiade 2024.
Rizki Juniansyah berhasil mengangkat beban dengan total angkatan snacth, clean dan jerk seberat 354 kg. Rizki bahkan membuat rekor Olimpiade baru di nomor clean and jerk dengan angkatan 199 kg.
Pria berusia 21 tahun yang lahir 17 Juni 2003 itu adalah Juara Dunia Junior 2021 dan 2022 kelas 73 kg putra.
Dia merupakan pemegang rekor dunia senior dalam angkatan total, rekor dunia junior dalam angkatan Snatch, serta 3 rekor SEA Games pada kelas 73 kg putra.
Angkat besi bukanlah hal baru bagi Rizki. Rizki tumbuh dalam keluarga atlet. Sang ayah, Mohamad Yasin, adalah mantan atlet angkat besi nasional yang tampil gemilang di SEA Games antara 1983-1993. Sementara ibunya, Yeni Rohaeni merupakan atlet angkat berat Provinsi Banten.
Pun demikian dengan kedua kakaknya dan kakak iparnya pun menggeluti olahraga angkat besi sebagai atlet. Sejak kecil, Rizki dilatih oleh ayahnya di sasana miliknya sejak masih duduk kelas IV SD.
BACA JUGA: Veddriq Kalahkan Atlet China, Medali Emas Pertama Indonesia Didapat dari Panjat Tebing
Dalam perjalanan ke Olimpiade Paris, Rizki sempat mengalami tantangan, salah satunya harus menjalani operasi usus buntu pada akhir Agustus 2023 dan rehat berlatih selama 6 bulan.
Rizki Juniansyah dipastikan lolos ke Olimpiade Paris 2024 setelah menjadi juara IWF World Cup 2024 di Phuket, Thailand. Dengan total angkatan 365 kg, Rizki sukses memecahkan rekor dunia total kelas 73 kg putra yang sebelumnya dipegang oleh lifter Tiongkok, Shi Zhiyong (364 kg).
Ketua Umum PB PABSI Rosan Roeslani mengatakan dalam akun Instagram-nya dirinya sangat bersyukur cabang olahraga angkat besi bisa menyumbang emas untuk Merah Putih. "Saya dan seluruh masyarakat Indonesia yang hadir di South Paris Arena merasakan bangga dan haru saat Rizki berhasil mencatatkan total angkatan 354kg dengan angkatan snatch 155 kg dan angkatan clean and jerk 199kg," tulisnya
Secara khusus, katanya, dia menghadirkan sang Ibunda yang juga mantan atlet angkat besi berprestasi bersama dengan kakak tercinta untuk memberikan dukungan langsung pada Rizki saat bertanding.
Menurutnya, ini memberikan semangat dan motivasi yang luar biasa untuk Rizki. Tidak hanya memecahkan rekor clean and jerk olimpiade, Rizki juga menjadi atlet angkat besi Indonesia pertama yang membawa pulang medali emas olimpiade ke Tanah Air. "Terima kasih Rizki atas semangat, dedikasi, dan pengorbanan yang telah diberikan untuk Indonesia. Indonesia Bangga," tutup Rosan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Universitas Oxford memulai uji klinis fase 1 vaksin Ebola Bundibugyo yang dikembangkan dalam 57 hari sejak wabah dinyatakan.
Pelatih Vietnam Kim Sang-sik mewaspadai kekuatan kolektif Timnas Indonesia jelang laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.
Polda Jateng menangkap kondektur bus yang diduga mengedarkan sabu 3,77 gram di Semarang. Polisi kini memburu pemasok yang masuk DPO.
Update kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di utara Sumenep, empat orang meninggal, 218 penumpang selamat, operasi SAR masih berlangsung.
AKI mengeluhkan lambatnya restitusi PPN yang menekan arus kas kontraktor. Dana tertahan disebut mencapai puluhan triliun rupiah.
Kemkomdigi melayangkan teguran pertama kepada YouTube terkait konten live promosi vape yang melibatkan anak dan meminta tindakan dalam tiga hari.